nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri Mengaku Tak Nyaman Tangani Kasus yang Menjerat Purnawirawan TNI

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 13:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 13 337 2066040 kapolri-mengaku-tak-nyaman-tangani-kasus-yang-menjerat-purnawirawan-tni-Byjelg8go6.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian (foto: Reuters)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan ketidaknyamanan Polri menangani kasus yang menjerat beberapa purnawirawan TNI. Tetapi, atas dasar kesamaan di muka hukum Polri akan tetap memprosesnya.

"Penanganan kasus purnawirawan bagi TNI tentu secara pribadi dan institusi ini jujur menimbulkan ketidaknyamanan bagi Polri sendiri, tidak nyaman. Tapi ya hukum harus berkata demikian, ada azas persamaan di muka hukum, semua orang sama di muka hukum," ungkap Tito di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Diduga Makar, Kivlan Zein Diperiksa Bareskrim Polri

Baca Juga: Kapolri Jelaskan Perbedaan Antara Kasus Soenarko dan Kivlan Zen 

Diketahui, kini Polri tengah menangani kasus dua mantan Purnawirawan TNI yakni mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen (Purn) Kivlan Zen atas dugaan memerintahkan tersangka yang sudah ditangkap untuk membunuh 4 purnawirawan jenderal dan seorang pemimpin lembaga survei.

Sementara mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko menyelundupkan senjata dari Aceh menuju Jakarta. Tito menjelaskan, pihaknya beberapa kali sudah pernah menangani kasus yang melibatkan purnawirawan TNI. Karena itu, Polri harus tetap memprosesnya agar menunjukan kesamaan di muka hukum.

Eks Danjen Kopassus Soenarko	 

"Itu ada saksi-saksinya, nanti akan terungkap di pengadilan. Sehingga meskipun tidak nyaman tapi kita hormati prinsip hukum itu, kesamaan di muka hukum," tutur dia.

Baca Juga: Wiranto Tegaskan Pengakuan soal Kivlan Zen Perintahkan Bunuh 5 Tokoh Nasional Bukan Karangan 

Sementara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto angkat bicara perihal banyaknya purnawirawan Jenderal TNI yang ditetapkan tersangka makar oleh Polri. Hadi menyebut bila untuk purnawirawan sudah memiliki wadah tersendiri dan berada di luar institusi TNI.

"Untuk purnawirawan sudah ada wadah sendiri, karena purnawirawan secara hukum sudah masuk di ranah sipil. Namun untuk kesatuan sendiri para purnawirawan itu masih dalam pembinaan dari seluruh kepala staf angkatan," ungkap Hadi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini