nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri Jelaskan Perbedaan Antara Kasus Soenarko dan Kivlan Zen

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 13:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 13 337 2066027 kapolri-jelaskan-perbedaan-antara-kasus-soenarko-dan-kivlan-zen-3lCNgoHbn6.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian (foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menilai kasus yang menjerat dua purnawirawan TNI yakni Soenarko dan Kivlan Zen terdapat perbedaan. Menurut Tito, kasus yang menjerat Soenarko berupa menyelundupkan senjata dari Aceh menuju Jakarta. Tetapi belum terbuka apakah senjata itu akan terlibat dalam tindak pidana lainnya.

“Agak berbeda dengan kasus Bapak Soenarko, ini senjatanya jelas kemudian dimiliki oleh beliau waktu beliau di Aceh, lalu dibawa ke Jakarta kemudian belum ada rencana senjata itu akan digunakan misalnya untuk melakukan pidana tertentu,” kata Tito usai Apel PHPU di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga: Kapolri: Kami Tak Pernah Bilang Dalang Kerusuhan 21-22 Mei Kivlan Zen!

Diduga Makar, Kivlan Zein Diperiksa Bareskrim Polri 

Karena itu, Tito merasa Polri masih membuka komunikasi dengan Soenarko. Namun, dia tidak merinci lebih jauh mengenai komunikasi yang dimaksudkannya.

"Saya kira masih bisa terbuka ruang komunikasi untuk masalah Bapak Soenarko ini," tutu Tito.

Sementara, untuk kasus menyeret Kivlan Zen, berdasarkan pemeriksaan para tersangka jika yang bersangkutan ada upaya percobaan pembunuhan kepada empat tokoh yang melibatkan dirinya.

“Tapi untuk maslah bapak Kivlan Zen saya kira karena sudah banyak tersangka lain yang sudah ditangkap termasuk calon eksekutor senjatanya ada 4,” jelas Tito.

Meski demikian, mau tidak mau pihaknya harus menjelaskan kepada masyarakat mengenai kasus itu jika nantinya akan diproses di pengadilan sesuai dengan hukum yang ada.

“Saya kira meskipun tidak nyaman kita harus jelaskan kepada masyarakat, harus diproses di pengadilan,” imbuhnya.

Mantan Danjen Kopassus Soenarko (Foto: Harits Tryam Akhmad/Okezone)

Baca Juga: Wiranto Tegaskan Pengakuan soal Kivlan Zen Perintahkan Bunuh 5 Tokoh Nasional Bukan Karangan 

Para tersangka kepemilikan senjata api ilegal dan perencanaan pembunuhan terhadap 4 orang tokoh nasional dan 1 orang pimpinan lembaga survei menyebut nama mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen Purn Kivlan Zen sebagi orang yang menyuruhnya.

Nama Kivlan disebut oleh para tersangka dalam sebuah video yang ditayangkan saat konferensi pers Mabes Polri di Gedung Kemenko Polhukam, Selasa 12 Juni 2019.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini