nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Target Pembunuhan, Direktur Charta Politika Mengaku Tak Dendam

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 07:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 12 337 2065504 jadi-target-pembunuhan-direktur-charta-politika-mengaku-tak-dendam-bW0y0FlGZ2.jpg Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Lembaga Survei Charta Politika, Yunarto Wijaya mengungkapkan perasaannya pasca-diketahui sebagai salah target pembunuhan. Melalui cuitan dalam akun Twitter pribadinya, ia mengaku tidak memiliki dendam sama sekali.

Menurut Yunarto, kejadian ini menjadi pembelajaran baginya untuk mendalami nilai-nilai kasih, dan memaafkan orang-orang yang memusuhinya.

"Sama seperti yang pernah saya tulis, sudah tak ada dendam lagi dari saya, dan keluarga baik buat yang jadi perencana atau pun eksekutor," tulis Yunarto pada laman Twitter-nya, seperti dikutip Okezone, Selasa (11/6/2019).

"Dari situasi-situasi seperti ini saya belajar tentang apa itu kasih, termasuk ketika bisa maafkan yang memusuhi kita. Ayo terus mencintai Indonesia," tambahnya.

Ilustrasi 

Selain Yunarto Wijaya, tersangka berinisiak HK juga diminta untuk membunuh Menko Polhukam Jenderal (Purn) TNI Wiranto, Menko Kemaritimina Jenderal (Purn) TNI Luhut Panjaitan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Pol Budi Gunawan dan Staf Presiden Jokowi, Komjen (Purn) Pol Gories Mere.

(Baca Juga: Tersangka Eksekutor di Aksi 22 Mei Akui Diberi Rp55 Juta

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka HK diberikan uang oleh Kivlan Zen sebesar Rp150 juta untuk membeli membeli 4 senjata api yang terdiri dari 2 senjata laras panjang dan 2 senjata laras pendek, dan membunuh target yang telah ditentukan itu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini