nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buya Syafii Maarif: Pengungkapan Fakta Kerusuhan 22 Mei Jangan Dilebih-Lebihkan

krjogja.com, Jurnalis · Selasa 11 Juni 2019 15:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 11 337 2065318 buya-syafii-maarif-pengungkapan-fakta-kerusuhan-22-mei-jangan-dilebih-lebihkan-SvDyB87cEn.jpg

SLEMAN - Tokoh Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif turut mengharapkan agar instansi kepolisian mengungkap terang dalang kerusuhan unjukrasa 21-22 Mei 2019 di Jakarta lalu.

Buya meminta negara tak boleh lemah dengan tak membuka siapa di balik aksi anarkis yang menewaskan anak-anak bangsa tersebut.

Bahkan, seharusnya negara mengungkap siapa dalang di balik kasus kerusuhan di Jakarta beberapa waktu lalu. Apalagi, ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi di ibukota tersebut. “(Kasus 22 Mei) Boleh saja (diungkap) asal baik-baik saja. Harus diungkap, kalau tak diungkap berarti negara ini lemah,” ungkap Buya.

Aksi 22 Mei

Namun begitu, salah satu guru bangsa ini berharap negara melalui institusi kepolisian benar-benar mengungkap sesuai fakta yang ada, tanpa melebih-lebihkan. “Ya diungkap tapi jangan dilebih-lebihkan apa adanya saja. Polisi saya kira sudah sangat paham. (Tidak dilebihkan) Kalau memang faktanya A ya A saja kalau B ya B saja jangan dilebih-lebihkan,” sambung dia.

Dalam kasus tersebut, Buya juga menyampaikan bawasanya kepolisian harus terbuka terkait perkembangan kasus tersebut. Hal tersebut menurut Buya penting lantaran kasus tersebut menjadi perhatian banyak pihak dan menjadi perdebatan panas selama ini.

(Baca Juga: Sikapi Aksi 21-22 Mei, Menhan: Kalau Saya Sudah Bicara Tidak Ada Lagi Negosiasi!)

“Wajib harus tahu, publik harus tahu. Wartawan harus tahu. Jangan dibiarkan begini, sudahlah ini bangsa kita, bangsa ini jangan sampai oleng lah,” pungkas Buya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menyebut Polri akan memberikan penjelasan detail terkait kerusuhan 21-22 Mei yang berimbas pada penangkapan beberapa tokoh. Selasa (11/6/2019) hari ini disebut menjadi hari polisi akan menyampaikan penjelasan pada publik terkait kasus yang terjadi di pusat kota Jakarta tersebut.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini