nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Deretan Fakta Sopir Ambulans Gerindra "Merangkap" Pedagang yang Dijarah Perusuh Aksi 22 Mei

Ade Putra, Jurnalis · Senin 10 Juni 2019 01:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 09 337 2064731 deretan-fakta-sopir-ambulans-gerindra-merangkap-pedagang-yang-dijarah-perusuh-aksi-22-mei-6qHVEjoluK.jpg Gambar yang menyamakan sopir ambulans Gerindra dan Usma, pedagang yang dagangannya dijarah. Foto/Ist

BEREDAR di Facebook maupun WhatsApp sebuah gambar yang menyamakan sopir ambulans Partai Gerindra, Yayan Hendrayana alias Yayan dengan Usma salah satu pedagang warung yang dijarah oleh perusuh dalam aksi 21-22 Mei 2019 lalu.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh tim Hoax Crisis Center (HCC) Kalbar, didapati fakta bahwa kedua orang tersebut adalah orang yang berbeda. "Mereka bukan orang yang sama," tegas Project Manager HCC Kalbar, Nina Soraya kepada Okezone, Minggu (9/6/2019).

Dia menjelaskan, kedua orang tersebut masing-masing adalah sopir mobil ambulans yang bernama Yayan Hendrayana alias Yayan. Yayan diamankan atas dugaan perbuatan melawan hukum oleh Polda Metro Jaya.

Foto/Ist

Ia ditugaskan untuk membawa mobil ambulans yang disebut berisi batu yang diduga untuk dilemparkan ke aparat kepolisian.

BacaViral Video Kecelakaan Karambol akibat Perubahan One Way di Tol Pemalang, Ini Faktanya

BacaDiserang Hoaks, Capture Gambar Berita Okezone Hasil Editan!

Sedangkan satu orang lainnya yang ada dalam sebaran gambar itu adalah pedagang warung bernama Usma. Sehari-harinya, Usma berdagang di Jalan KH Wahid Hasyim.

Saat aksi itu, dagangannya ludes dijarah massa yang mengamuk. Selain itu, penjarahan di warungnya membuat Usma kehilangan uang tabungannya dan beberapa helai pakaian yang ikut digasak oleh massa.

"Jadi, konten yang beredar penyandingan dua foto itu adalah disinformasi. Oleh pembuat konten atau meme itu, kedua orang yang berbeda tersebut dimirip-miripkan untuk menyebarkan informasi palsu pada publik," tegas Nina.

Sebagai referensi, Nina juga melampirkan video berkaitan dalam debunk-nya. Yakni video pengakuan Usma terkait penjarahan itu dan pengakuan Yayan, sopir ambulans Gerindra yang disuruh membawa batu dan busur panah untuk aksi 21-22 Mei.

Dari kedua video ini, publik dapat melihat sejumlah perbedaan dari kedua orang yang disebut sama tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini