nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Sebut Bomber Kertasuro Belajar Merakit Bom dari Internet

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 07 Juni 2019 20:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 07 337 2064349 polri-sebut-bomber-kertasuro-belajar-merakit-bom-dari-internet-fnCHBB4ZHQ.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Markas Besar (Mabes) Polri mengungkapkan, pelaku bom bunuh diri di Pospam Kertasura, RA (22), sempat mengajak orang tuanya untuk ikut berbaiat dengan jaringan ISIS. Namun demikian orang tua pelaku menolaknya.

"Orang tuanya sempat diajak dibaiat ikut kepada jaringan ISIS. Orang tuanya juga diajak untuk mendukung melakukan suicide bomber tapi menolak," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2019).

Dedi mengatakan, orang tua RA sudah mengingatkan pelaku untuk tidak mengikuti kegiatan yang bersifat radikal dan ekstrem. Apalagi, sambung dia, tingkat pengetahuan pelaku terhadap agama sangat kurang.

"Kebetulan orang tuanya sudah mengingatkan untuk tidak mengikuti yang sifatnya radikal, terlalu ekstrim itu membahayakan karena tingkat pengetahuan yang bersangkutan terhadap agama sangat kurang oleh karenanya mudah terpapar," tuturnya.

 Bomber Kertasuro

Dedi menambahkan, RA belajar merakit bom dari internet dan platform YouTube. Karenanya Polri dan TNI terus melakukan upaya mitigasi pencegahan secara maksimal aksi terorisme. "Merakit bom juga belajar dari internet dari Youtube," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini