nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Kabar Kivlan Zein dan Soenarko Bebas Hari Ini, Berikut Faktanya

Ade Putra, Jurnalis · Kamis 06 Juni 2019 18:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 06 337 2064073 heboh-kabar-kivlan-zein-dan-soenarko-bebas-hari-ini-berikut-faktanya-nPjD6Sm3RB.jpg Kivlan Zein. Foto/Okezone

BEREDAR informasi yang menyebutkan bahwa Kivlan Zein dan Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko sudah bebas pada hari Selasa, 4 Juni 2019. Pembebasan itu disebut dikarenakan penangguhannya dikabulkan oleh kepolisian.

Salah satu sumber adalah akun Facebook (FB) atas nama Musyahid Bashar. Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik yang diunggah Musyahid pada tanggal 4 Juni 2019 pukul 17.21 WIB, tampak Kivlan Zein dan Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko sedang bersama para pembesuknya.

Dalam postingan yang sempat dibagikan lebih dari 300 kali itu, akun Musyahid menuliskan narasi, sebagai berikut: "Alhamdulillah ... Jendral purnawirawan Kivlan Zein dan Soenarko. Bebas hari ini."

Hasil penelusuran diketahui bahwa Kivlan Zein dan Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko masih ditahan. Karena penangguhan keduanya belum dikabulkan oleh Polda Metro Jaya. Hal ini disampaikan oleh Pengacara Kivlan Zein, Tonin Tachta dan Ferry Firman Nurwahyu, kuasa hukum dari Soenarko.

Pengacara Kivlan, Tonin Tachta Singarimbun membenarkan telah mengajukan penangguhan penahanan atas kliennya. Kata dia, surat telah diterima Polda Metro Jaya. "Masih menunggu Dir (Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Roycke Harrielangie)," ucap Tonin seperti yang diberitakan sebelumnya di Okezone.

Pengacara Soenarko, Ferry Firman Nurwahyu juga mengakui bahwa pihaknya telah mengajukan penangguhan penahanan sejak sepekan yang lalu. Dengan penjamin dari Advokat Senopati 08.

Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu kabar apakah penangguhan dikabulkan atau tidak. "Saya juga masih menunggu kabar dari Mabes Polri," ucap Ferry dikonfirmasi terpisah.

Ferry pun membantah isu jika kliennya berada di luar tahanan di Rutan Guntur sejak subuh kemarin. "Pak Soenarko masih di Guntur (Rutan)," tutup Ferry.

BacaHeboh Kabar Prabowo Akan Kembali Nyapres di 2024, Bagaimana Faktanya?

BacaBeredar Foto Brimob Menyamar Jadi Prajurit TNI untuk Amankan Aksi 22 Mei, Ini Faktanya

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengaku belum mendapat informasi lanjutan perihal permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh Soenarko dan Kivlan Zen.

"Belum dapat info lebih. Nanti kalau sudah ada info dari penyidik ya," ujar Dedi di kantornya, Jakarta Selatan pada Selasa, 4 Juni 2019.

Penangguhan penahanan sendiri merupakan salah satu hak tersangka atau terdakwa dalam proses penahanan, yang diatur Pasal 31 ayat (1) KUHAP, yang berbunyi: atas permintaan tersangka atau terdakwa, penyidik atau penuntut umum atau hakim, sesuai dengan kewenangan masing-masing, dapat mengadakan penangguhan penahanan dengan atau tanpa jaminan uang maupun jaminan orang, berdasarkan syarat yang ditentukan.

Adi Syafitrah, relawan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) dalam debunknya menyebutkan, bahwa konten yang dibagikan akun FB Musyahid adalah konten yang menyesatkan. "Dimana konten ini dibuat untuk menyesatkan. Hal itu dikarenakan terjadi framing seolah-olah Kivlan Zein dan Soenarko sudah bebas," terangnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini