Harlah Bung Karno, PDIP: Ide dan Gagasannya akan Terus Dilanjutkan

Sarah Hutagaol, Okezone · Kamis 06 Juni 2019 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 06 337 2064039 harlah-bung-karno-pdip-ide-dan-gagasannya-akan-terus-dilanjutkan-im1I0cuBsS.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Membuka Mimbar Kebangsaan Bertema "Bung Karno, Kebangkitan Nasional, dan Merawat Semangat Kebangsaan" di DPP PDIP, Jakarta, Senin (20/5/2019). (foto: Fahreza Rizky/Okezone)

JAKARTA - Tepat pada 6 Juni menjadi hari lahir dari Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno. Meski telah tiada, namun Partai PDI Perjuangan (PDIP) memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan ide ataupun gagasan dari perjuangan Bung Karno.

"PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan ide, gagasan, cita-cita dan perjuangan Bung Karno dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto melalui siaran pers yang diterima Okezone, Kamis (6/6/2019).

Baca Juga: Peristiwa 6 Juni, Lahirnya Bung Karno hingga Terciptanya Permainan Tetris 

"Cita-cita Bung Karno selalu relevan, karena berangkat dari kesadaran yang paling dalam untuk menjadikan politik sebagai alat pembebas bagi umat manusia agar merdeka dari berbagai belenggu penjajahan. Dengan demikian intisari dari keseluruhan pemikiran Bung Karno adalah pada perjuangan kemanusiaan itu sendiri," tambahnya.

Presiden Soekarno (IPPHOS/Antara)	 

Menurut Hasto, ide dan gagasan yang ditanamkan Bung Karno untuk memperjuangkan Indonesia berdasarkan Pancasila dan juga nilai-nilai ķehidupan beebangsa dan bernegara akan selalu abadi serta dipertahankan.

"Kesadarannya untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pelopor guna memerjuangkan suatu tatanan dunia baru berdasarkan pada Pancasila dengan intisari nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdasarkan pada ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, musyawarah, dan keadilan sosial," papar Hasto.

"Apa yang disampaikan Bung Karno bahwa membumikan Pancasila hanya bisa dilakukan melalui rasa cinta tanah air yang berkobar-kobar, dijalankan untuk mewujudkan Trisakti agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," tuturnya.

Baca Juga: Renungan Presiden Soekarno di Pohon Sukun Lahirkan Butir-butir Pancasila

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini