nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indahnya Lebaran 'Tempoe Doeloe' di Indonesia

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 05 Juni 2019 09:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 04 337 2063766 indahnya-lebaran-tempoe-doeloe-di-indonesia-sI55uR0X3o.jpg Lebaran Tempoe Doeloe di Indonesia (foto: wahyuhendratmoyo.blogspot.com)

LEBARAN adalah nama lain dari Hari Raya umat Islam, baik hari raya Idul Fitri maupun hari Raya Idul Adha yang dirayakan setiap tahun, atau setiap bulan Syawal setelah sebulan umat Muslim melaksanakan puasa di bulan Ramadan.

Setelah melaksanakan Salat Ied, orang-orang Islam umumnya saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan dengan tetangganya, juga keluarganya.

Lebaran Idul Fitri juga biasa disebut "Lebaran Mudik", karena ketika Lebaran tiba, sudah biasa umat Muslim melakukan "Mudik", pergi menuju kampung halaman untuk berkumpul dengan sanak saudara, khususnya bagi yang tinggal di kota besar seperti Jakarta.

Diketahui juga, asal usul dari tradisi mudik yang lebih banyak dipercaya adalah bahwa mudik sudah berada sejak sebelum zaman kerajaan Majapahit. Tradisi mudik dilakukan oleh para petani Jawa, karena pada zaman kerajaan, orang-orang yang merantau akan pulang ke kampung halaman masing-masing untuk membersihkan makam leluhurnya, dan kata “Mudik” merupakan singkatan dari kata Bahasa Jawa. kata ini adalah “mulih dilik” yang berarti pulang kampung sebentar.

Lalu adapun yang mengatakan bahwa tradisi mudik dan kata “Mudik” berawal dari Betawi yang datang dari kata “menuju udik” yang berarti menuju kampung.

Yang pasti, istilah tradisi mudik lebaran baru-baru muncul pada tahun 1970-an ketika Jakarta masih merupakan satu-satunya kota besar di Indonesia. Banyak orang desa yang datang ke jakarta untuk mencari pekerjaan dan mengubah nasib. Dan bagi yang sudah mendapatkan pekerjaan, mereka akan mendapatkan libur panjang yang biasanya jatuh pada hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri. Nah, semenjak itu tradisi mudik lebaran semakin banyak pengikutnya.

Namun, perlu diketahui ada beberapa perbedaan merayakan Hari Raya Idul Fitri saat ini dengan dahulu. Lebaran di Indonesia pada zaman dahulu sangat terlihat momen kebersamaanya, karena belum ada handphone jadi anak muda pada zaman tersebut larut dalam kegembiraan Lebaran bersama keluarga.

Berdasarkan lansiran dari berbagai sumber, ini potret lebaran di Indonesia pada tempo dulu.

Lebaran Tempo Dulu

(Sanak keluarga di Jakarta saat bersalam salaman di Hari Raya Idul Fitri/Foto: Istimewa)

Lebaran Tempo Dulu

(Masih di Garut, sejumlah pria mengenakan kopiah saat suasana lebaran yang jatuh di akhir tahun 1935. Foto: Kitlv)

Lebaran Tempo Dulu

(Salat Idul Fitri di sebuah lapangan di Bangkinang, Kampar, Riau sekitar tahun 1930 dan sejumlah pemuda saat merayakan Lebaran. Foto: tropenmuseum)

Lebaran Tempo Dulu

(Suasana Lebaran sejumlah orangtua dan anak harus sungkem kepada yang lebih tua. Foto: wahyuhendratmoyo.blogspot.com)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini