nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ganjar Ungkap Momen SBY Salami Megawati di Pemakaman Ani Yudhoyono

Taufik Budi, Jurnalis · Senin 03 Juni 2019 16:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 03 337 2063417 ganjar-ungkap-momen-sby-salami-megawati-di-pemakaman-ani-yudhoyono-dXWMEuiDSp.jpg BJ Habibie, SBY, Iriana Jokowi, dan Megawati saat pemakaman Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Jakarta. (Foto : Heru Haryono/Okezone)

SEMARANG – Sejumlah tokoh nasional hadir pada pemakaman istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pada Minggu, 2 Juni 2019.

Pertemuan para tokoh itu, ungkap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mencerminkan, kedamaian dan kerukunan tokoh-tokoh di Indonesia. "Saya kira kemarin Indonesia berduka dan ada suasana duka yang cukup mendalam dan itulah yang jadi magnet kehadiran para tokoh. Penyampaian rasa duka itu dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di Indonesia secara langsung," ujarnya, Senin (3/6/2019).

Ganjar mengatakan ada momen membanggakan bagi bangsa ini saat SBY menghampiri satu per satu pemimpin nasional yang hadir pada pemakaman tersebut. Termasuk menghampiri dan bersalaman dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri yang turut hadir. Padahal publik tahu bahwa kedua tokoh itu dikenal kurang harmonis.

"Kemarin semua orang menunggu momen yang hari ini menjadi viral di mana-mana, ketika Pak SBY menghampiri satu per satu pemimpin nasional dan bertemu dengan Bu Mega lalu salaman. Rakyat Indonesia melihat, semua senang dan itu menurut saya luar biasa," tuturnya.

Pertemuan itu, ungkap Ganjar, memberi makna yang cukup mendalam bahwa begitulah Indonesia, damai dan semua bisa bersatu. "Tidak hanya tokoh politik, kemarin tokoh agama, tokoh masyarakat, mereka hadir, pemimpin-pemimpin daerah juga hadir. Artinya suasana duka itu menyelimuti Indonesia dan mereka hadir memberikan penghormatan dan itu sesuatu yang baik untuk Indonesia," ujarnya.

Momen SBY Menguruk Lubang Makam Ani Yudhoyono di TMP Kalibata

Hal ini menjadi momen yang bisa disampaikan pada masyarakat bahwa Indonesia bisa bersatu. Para tokoh hadir tanpa memikirkan perbedaan politik. "Saya kira ini jadi momen penting untuk bangsa ini. Karena saya baca berita kalau tidak salah hari ini Pak Prabowo dari luar negeri juga akan datang untuk menyampaikan duka cita ke Pak SBY dan itu juga baik," tuturnya.

Dia menambahkan, kalau mereka semua bisa bertemu tentu rakyat Indonesia akan senang sekali, bisa melihat para pemimpinnya kompak. Kehadiran para tokoh itu diekspresikan dengan keharuan dan ketulusan doa pada Ani Yudhoyono.


Baca Juga : Annisa Pohan Ungkap Mimpinya Sebelum Ani Yudhoyono Meninggal

"Mereka datang, maaf, tidak ada yang mencibir tidak ada yang berkata negatif, semua dalam kekhusyukan doanya. Ini luar biasa. Saya kira itu nilai-nilai Pancasila, budi pekerti dan agama yang kita pegang," tuturnya.

Sekadar diketahui, Ani Yudhoyono sejak Februari 2019 lalu dirawat di National University Hospital, Singapura karena sakit kanker darah. Setelah kondisinya semakin menurun dalam beberapa hari terakhir, Sabtu 1 Juni, dikabarkan istri Susilo Bambang Yudhoyono bernama lengkap Kristiani Herrawati itu tutup usia pukul 10.50 WIB.


Baca Juga : Ini Museum yang Diimpikan Ani Yudhoyono

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini