nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPB: Sepanjang 2019 Telah Terjadi 1.901 Bencana

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 31 Mei 2019 16:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 31 337 2062578 bnpb-sepanjang-2019-telah-terjadi-1-901-bencana-Oh3GnSHAyv.jpg BNPB menggelar jumpa pers terkait bencana alam, Jumat (31/5/2019) (Foto: Fadel Prayoga)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat selama periode 1 Januari hingga 31 Mei 2019, tercatat terjadi 1.901 peristiwa bencana. Korban jiwa mencapai 349 orang, 24 orang hilang, dan 1.485 orang luka-luka.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan mengatakan, sekira 98 persen, itu diakibatkan oleh bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang.

"Sedangkan 2 persen adalah bencana karena geologi," kata Lilik di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Jumat (31/5/2019).

(Baca Juga: 2.500 Bencana Diprediksi Landa Indonesia di 2019, Ini Strategi Pemerintah

Dari 1.901 kejadian bencana yang terjadi, sedikitnya ada tiga bencana besar yang kemudian menyebabkan banyak korban. Pertama, peristiwa banjir dan longsor di Sulawesi Selatan. Kata Lilik, bencana yang terjadi pada 22 Januari 2019 ini terjadi di 10 kabupaten/kota.

"Dampaknya, 82 orang meninggal, 3 orang hilang, dan 47 orang luka-luka," ujarnya.

Ilustrasi 

Lalu yang kedua, banjir dan longsor di Sentani, Papua. Bencana yang terjadi pada 16 Maret 2019 ini mengakibatkan 112 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, dan 965 orang luka-luka.

Bencana ketiga, banjir dan longsor di Bengkulu pada 27 Maret 2019 terjadi di 90 kabupaten/kota. Dampaknya, sebanyak 24 orang meninggal dunia, 4 orang hilang, dan 4 orang luka-luka.

(Baca Juga: Indonesia Jadi Percontohan Dunia dalam Pembangunan Sistem Peringatan Dini Multi-Bencana

Menurut dia, jika dibandingkan dengan bencana pada periode yang sama di 2018, maka disimpulkan pada 2019 dengan periodisasi 1 Januari - 31 Mei ini terjadi kenaikan jumlah bencana.

"Pada tahun 2018 dengan periode yang sama, 1 Januari - 31 Mei ini sebanyak 1.640 bencana. Sementara, di periode yang sama pada tahun 2019 sebanayak 1.901," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini