Mudik Gratis Diharapkan Bisa Turunkan Angka Korban Kecelakaan

Antara, · Rabu 29 Mei 2019 23:25 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 29 337 2062010 mudik-gratis-diharapkan-bisa-turunkan-angka-korban-kecelakaan-Db894ISHKA.jpg Ilustrasi Mudik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengelolaan mudik gratis pada tahun ini diharapakan bisa menurunkan jumlah korban kecelakaan selama libur Lebaran.

"Kita berharap dan berdoa pada tahun ini juga pengelolaan mudik gratis seluruh instansi, maka korban kecelakaan bisa turun," ujar Direktur Operasional Jasa Raharja Amos Sampetoding di Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Amos menjelaskan bahwa pada Tahun 2018 yang lalu dengan penanganan seperti demikian terpadu antar instansi, santunan jasa raharja menurun karena korban kecelakaan mudik gratis H-7 sampai dengan H+7 juga mengalami penurunan.

"Bukan soal santunan Jasa Raharja, tetapi bagaimana kita menyelamatkan masyarakat kita yang bisa mudik berbahagia ke kampung halamannya," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa sesuai survei dari pihaknya, tujuan utama mudik masyarakat adalah ingin berbahagia dengan keluarga di kampung masing-masing. Dengan demikian, Kementerian BUMN ikut membahagiakan 250.474 pemudik di seluruh Indonesia.

"Tujuan daripada mudik ini kami informasikan selain mengangkut pemudik yang akan kembali ke kampung halamannya, kami juga memenuhi aspek keselamatan yakni mengalihkan pengendara sepeda motor untuk menggunakan moda bus," kata Amos.

Mudik

Baca Juga: Pemudik Kapal Meningkat, Armada Mudik Gratis Kemenhub Jakarta-Semarang Tersisa 1 Kapal

Menurut dia, pemudik sepeda motor ini merupakan penyebab angka kecelakaan tertinggi dan pihaknya menilai niat mulia Kementerian BUMN untuk melaksanakan mudik gratis dalam rangka untuk menekan korban kecelakaan lalu lintas selama libur Lebaran.

"Bukan soal santunan Jasa Raharja, tetapi bagaimana kita menyelamatkan masyarakat kita yang bisa mudik berbahagia ke kampung halamannya," ujar Amos.

Berdasarkan laporan Jasa Raharja selaku Ketua Satuan Tugas Mudik Bareng BUMN, BUMN-BUMN pada tahun ini ditugaskan untuk memfasilitasi 250.474 pemudik di seluruh Indonesia.

Program mudik bareng BUMN ini diikuti oleh 104 BUMN atau naik 67,74 persen dibanding tahun lalu yang hanya diikuti 64 BUMN.

Tahun ini BUMN Mudik Bareng menyediakan total 3.897 bus, 138 kapal laut, 49 rangkaian kereta api, dan 76 pesawat udara. Dari semua ini, kota keberangkatan sebanyak 80 kota keberangkatan yang terdiri dari 46 kota keberangkatan di luar pulau Jawa.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini