nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MUI Minta Sejumlah Acara TV Dihentikan karena Dinilai Tidak Mendidik

Antara, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 13:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 29 337 2061756 mui-minta-sejumlah-acara-tv-dihentikan-karena-dinilai-tidak-mendidik-telKX0t9u9.jpg Ilustrasi tayangan televisi. (Foto: Ist)

JAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Informasi dan Komunikasi KH Masduki Baidlowi mendesak siaran televisi Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan agar dihentikan.

"MUI minta otoritas bidang penyiaran memberi sanksi berat pada dua program ini dengan menghentikan program, mengingat tak terlihat adanya iktikad baik pembenahan," kata Masduki kepada wartawan di Jakarta, Selasa 28 Mei 2019, sebagaimana dikutip dari Antaranews.

Dia menyerukan masyarakat tidak menonton program ini, terutama anak-anak dan remaja. Dunia iklan juga disarankan tidak mendukung program yang tak mendidik dan berselera rendah seperti ini.

(Baca juga: MUI Minta Polri-TNI Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kericuhan 21-22 Mei)

Komisi I DPR RI yang membidangi penyiaran, kata Masduki, juga perlu lebih serius menempuh langkah-langkah yang membuat industri televisi lebih mematuhi regulasi, nilai agama, dan asas-asas kepatutan serta kesopanan di masyarakat.

"MUI memberi sorotan khusus pada program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan pada bulan Ramadan 1440 Hijriah/2019 ini," kata Masduki.

KH Masduki Baidlowi. (Foto: Antaranews)

Dia mengatakan, pada Ramadhan 2018, dua program tersebut termasuk lima program yang MUI rekomendasikan untuk dihentikan tayangannya karena kontennya yang buruk, apalagi untuk bulan Ramadan. Tahun ini tetap tayang dan tanpa perubahan isi secara signifikan.

Tiga program TV lainnya saat Ramadan, kata Masduki, yaitu Ramadhan di Rumah Uya, Brownis Sahur, dan Ngabuburit Happy sudah tidak tayang tahun ini setelah pada bulan puasa tahun lalu MUI menyarankan menghentikan penayangannya.

"Tapi Sahurnya Pesbuker dan Pesbukers Ramadhan masih tayang Ramadan 2019 dan tetap dengan gaya konten yang tidak patut," kata Masduki.

(Baca juga: MUI Tampung Pendapat Ahli soal Larangan Main PUBG)

Dia mengatakan, program Ramadan yang berasal dari program regular dengan tambahan kata 'Sahurnya' dan 'Ramadan' itu dalam catatan Tim Pemantau MUI setiap tahun mendapat koreksi kritis.

Sejak 2012, lanjut Masduki, sudah berkali-kali memperoleh sanksi teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Namun hingga kini, tidak memperlihatkan perubahan berarti.

Dia mencontohkan, Pesbukers Ramadhan pada tayangan 15 Mei 2019 menjelang buka puasa Raffi Ahmad dan Zaskia Gotik memperlihatkan adegan yang tidak patut.

"Apalagi dalam program yang diberi tajuk 'Ramadan' ini Raffi memeluk Zaskia yang bukan istrinya dari samping dan berkali-kali Raffi mencium tangan Zaskia Gotik," kata Masduki.

Contoh lain, kata dia, terdapat dialog berisi hinaan fisik ketika Zaskia mengatakan kepada lawan jenisnya, "Heh! Lu yang bener aja. Lu enggak sadar badan lu tuh kayak truk gandeng."

Masduki mengatakan, Sahurnya Pesbukers tayang setiap pukul 02.00–04.30 WIB atau sepertiga malam terakhir, padahal itu merupakan waktu mustajab untuk munajat dan salat malam.

Justru, kata dia, acara tersebut diawali dengan tarian India dengan menghadirkan penari-penari dari Hindustan yang meliuk-liukan badan dan menonjolkan keseksian tubuh dibawakan secara bersama oleh laki-laki dan perempuan.

"Tarian ini diikuti puluhan penonton yang hadir di lokasi acara dengan menghadirkan Caesar sebagai bintang joget. Ini tidak patut ditayangkan dalam acara sahur," kata Masduki.

(Baca juga: MUI: Indonesia Kekurangan Jutaan Alquran Setiap Tahunnya)

Dia menuturkan, tayangan yang dibintangi Luna Maya, Vega, Raffi Ahmad, Angel Lelga, Ayu Ting-ting, Aziz, Ruben, Eko Patrio, Zaskia Gotik itu banyak berisi dialog serta adegan yang tidak pantas.

Masduki mencontohkan terdapat adegan pelukan mesra, lama, dan erat antara Sangket dan Anjela pasangan kekasih yang berulang tahun saat itu dan ditepuktangani oleh pemain lainnya.

Ilustrasi tayangan televisi. (Foto: Okezone)

Dari tahun ke tahun, kata dia, Sahurnya Pesbukers tidak ada perubahan, masih menayangkan candaan berlebihan, saling ejek, hina-menghina, dan hura-hura. Busana para pemain wanita (Ayu Ting Ting dan Vega) sangat tidak patut karena mempertontonkan aurat.

(Baca juga: MUI Ajak Semua Pihak Percayakan KPU dalam Menyelenggarakan Pemilu 2019)

Dia mengatakan, sejumlah warga masyarakat mengirim surat elektronik (e-mail) pengaduan ke MUI meminta program Pesbukers Ramadhan dibubarkan.

Sepanjang Ramadan tahun ini, Masduki mengatakan Tim Pemantau MUI berasal dari lima komisi yaitu Infokom, Fatwa, Dakwah, Pendidikan, dan Kajian kembali melakukan pemantauan yang rutin dijalankan sejak 2007.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini