nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penuhi Panggilan Bareskrim, Kivlan Zen: Saya Terima Kalau Dinyatakan Bersalah

Muhamad Rizky, Jurnalis · Rabu 29 Mei 2019 11:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 29 337 2061698 penuhi-panggilan-bareskrim-kivlan-zen-saya-terima-kalau-dinyatakan-bersalah-zvEHegFf0R.jpg Kivlan Zen. (Foto: M Rizky/Okezone)

JAKARTA - Tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks, makar dan penghasutan, Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zen memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus yang menjeratnya.

Eks Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu mengaku sudah siap menjalani pemeriksaan. Bahkan dia tak khawatir jika dirinya dinyatakan bersalah dan ditahan dalam kasus tersebut.

"Itu haknya penyidik jadi kita enggak ada masalah. Kita serahkan sama penyidik, umpamanya dilanjutkan dengan cara pemeriksaan saya di luar atau saya di dalam saya terima, enggak ada masalah," kata Kivlan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019).

Kivlan Zen.

Kivlan menyerahkan semua kepada pihak kepolisian untuk bekerja menangani kasusnya. Baginya yang terpenting adalah kasusnya harus ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku.

(Baca juga: Kivlan Zen Diperiksa sebagai Tersangka Hari Ini)

"Kan kita semua serahkan kepada penyidik dan negara. Menurut terminologi negara saya begini, harus begini, saya melakukan langkah-langkah sesuai dengan yang saya lakukan, bahwa ini adalah benar, jujur, dan adil. Kalau saya dinyatakan bersalah ya saya menerima apa adanya," ujar dia.

Sebelumnya, Kivlan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan kasus dugaan makar dan penyebaran berita palsu atau hoaks. Pelaporan tersebut dilakukan oleh Jalaludin.

Dalam laporan itu, Kivlan disangka melanggar Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoaks dan Pasal 107 jo Pasal 110 Jo Pasal 87 dan atau Pasal 163 jo Pasal 107 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang terhadap keamanan negara atau Makar.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini