nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri: Penangkapan 10 Pelaku Hoaks Aksi 22 Mei untuk Melindungi Masyarakat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 12:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 28 337 2061265 polri-penangkapan-10-pelaku-hoaks-aksi-22-mei-untuk-melindungi-masyarakat-rJ9KsCVCYw.jpg Massa aksi di Bawaslu pada 21 Mei. (Foto : Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA – Polri menyatakan penangkapan 10 orang penyebar hoaks terkait aksi 21-22 Mei untuk melindungi masyarakat dari kesalahan informasi di media sosial (medsos).

"Penegakan hukum harus dilakukan karena untuk melindungi masyarakat juga. Ini bukan Hanya sekali saja," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Dedi menerangkan, hoaks yang disemburkan para pelaku juga bermuatan ujaran kebencian. Sehingga, penegakan hukum merupakan langkah terakhir agar tak ada kesalahpahaman dalam literasi digital di medsos tersebut.

"Jejak digital bisa menjadi alat bukti dan kita punya labfor digital. Kita tidak kalah dengan FBI standarnya sama standar internasional," tuturnya.

Ilustrasi (Shutterstock)

Menurut Dedi, pelaku penyebar hoaks dengan ujaran kebencian sengaja ingin membangkitkan emosi dan opini publik terkait aksi 21-22 Mei.

Ia pun menilai perbuatan para pelaku sangat berbahaya sehingga perlu dilakukan langkah-langkah meredam aksi kesepuluh pelaku tersebut guna memberikan informasi yang benar di masyarakat.


Baca Juga : Polisi Tangkap 10 Penyebar Hoaks Terkait Aksi 21-22 Mei

"Kita juga melakukan penegakan hukum untuk mitigasi," ucapnya.


Baca Juga : Mustofa Nahrawardaya Ditangkap karena Hoaks 22 Mei, TKN: Hukum Harus Ditegakkan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini