nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Proyek di Tol Cikampek Dihentikan saat Mudik Lebaran 2019

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 14:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 27 337 2060857 proyek-di-tol-cikampek-dihentikan-saat-mudik-lebaran-2019-ZYxEJRZ4Gt.JPG Pengerjaan proyek di Tol Jakarta-Cikampek. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA – Kakorlantas Polri, Irjen Refdi Andri mengatakan, kesiapan mudik kali ini salah satunya memastikan pekerjaan proyek di Tol Cikampek yang mulai berhenti sementara mulai Minggu, 26 Mei 2019. Penghentian pekerjaan ini akan berlangsung hingga 15 Juni 2019.

Korlantas dan pihak terkait sebelumnya memantau langsung pelaksanaan pemberhentian sementara proyek di Tol Jakarta-Cikampek serta kesiapan pengaturan lalu lintas.

Setelah itu, ‎Refdi mengungkapkan pekerjaan proyek di Tol Jakarta-Cikampek dihentikan guna memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan selama arus mudik dan balik Lebaran 2019.

"Kami baru saja melakukan peninjauan, ada 4 pekerjaan tol di Cikampek yaitu tol Elevated, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT dan tol Cibitung-Cilincing dipastikan hari ini berhenti. Hal ini tentunya akan bermanfaat untuk pengguna jalan yang mau mudik dan balik," kata Refdi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Selain itu, tambah Refdi, Gerbang Tol Kalihurip Utama KM 67 dan Cikampek Utama KM 70 sebagai pengganti Gerbang Tol Cikarang Utama sudah beroperasi sejak 23 Mei 2019.

Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri. (Ist)

"Operasi Ketupat akan digelar tanggal 29 Mei sampai 10 Juni 2019. Sedangkan gelar pasukan pada tanggal 28 Mei 2019 pukul 16.00 di Monas," tutur Refdi.

Selain pemberhentian sementara pekerjaan proyek tol, juga akan ada pembatasan angkutan barang sumbu tiga keatas mulai tanggal 30, 31 Mei dan 1, 2 Juni 2019 saat arus mudik. Sedangkan untuk arus balik pada tanggal 8 sampai 10 Juni 2019.

"Kebijakan kita akan banyak mendapat perhatian dari publik, justru itu kesiapan ini menjadi penting. Saya berkeyakinan semua Polda dengan persiapan-persiapan yang baik dengan kehadiran Kasatlantas yang hadir saat ini sebagai buktinya," ujar dia.

Refdi mengimbau kepada jajarannya apa yang telah dilakukan segala sesuatunya untuk bangsa dan negara. Bertanggung jawab terhadap risiko-risiko yang akan terjadi serta betul-betul memahami kemajuan teknologi yang ada.


Baca Juga : Terminal Kampung Rambutan Tambah 200 Bus untuk Arus Mudik Tahun Ini

Menjawab pertanyaan dari jajaran kewilayahan terkait terjadinya penumpukan dan antrian pada gardu tol, Refdi menjelaskan telah dilakukan sejumlah antisipasi di antaranya dipersiapkannya gardu satelit hingga imbauan kepada masyarakat.

"Terkait pembatasan angkutan barang apabila terjadi permasalahan bisa diambil tindakan tertentu. Perlu diperhatikan juga dampak kebijakan diluar tol seperti pasar tumpah, kendaraan berhenti sembarangan dan penggunaan jalan tidak untuk peruntukannya perlu ditertibkan," tutur Refdi.


Baca Juga : Terminal Kampung Rambutan Sediakan Taman Bermain Anak hingga Klinik untuk Pemudik

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini