nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Ini KPK Kembali Panggil Ulang Sofyan Basir Sebagai Tersangka

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 06:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 27 337 2060701 hari-ini-kpk-kembali-panggil-ulang-sofyan-basir-sebagai-tersangka-EuzS9coaFv.jpg Sofyan Basir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur Utama (Dirut) non-aktif PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Sofyan Basir (SFB), pada hari ini.

Sofyan Basir kembali dipanggil tim penyidik KPK sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek PLTU Riau-1. KPK telah mengirimkan surat panggilan ulang terhadap Sofyan Basir.

"Penjadwalan ulang pemeriksaan tersangka untuk SFB dilakukan Senin pagi. surat panggilan sudah kami sampaikan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Senin (27/5/2019).

Sebelumnya, Sofyan tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK pada Jumat, 24 Mei 2019. Oleh karenanya, KPK menjadwalkan ulang pemeriksaannya pada hari ini.

Selain Sofyan Basir, KPK juga memanggil sejumlah saksi lainnya dalam perkara ini. Belum diketahui siapa saja yang juga akan diperiksa terkait kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek PLTU Riau-1, pada hari ini.

"Selain itu pada hari ini ada beberapa saksi lain juga yang diagendakan diperiksa dalam penyidikan ini," pungkasnya.

Febri

Baca Juga; KPK Panggil Ulang Sofyan Basir sebagai Tersangka Pekan Depan

Sofyan Basir merupakan tersangka keempat dalam kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama PLTU Riau-1. Sebelumnya, KPK telah lebih dulu‎ menjerat Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih, Pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Budisutrisno Kotjo, serta Sekjen Golkar, Idrus Marham.

Eni, Kotjo, dan Idrus telah divonis ‎bersalah dalam perkara tersebut. Eni dan Kotjo telah dieksekusi karena putusannya telah berkekuatan hukum tetap. Sementara Idrus, masih dalam proses upaya hukum banding.

Sedangkan Sofyan Basir belum dilakukan penahanan pasca-ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, tinggal Sofyan Basir yang masih dalam proses penyidikan.

Dalam kasus ini, Sofyan diduga bersama-sama atau membantu ‎Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham menerima suap dari Johannes B. Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. KPK menduga Sofyan dijanjikan mendapat fee yang sama besar dengan Eni dan Idrus Marham.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini