Menkes Beberkan 2 Penyakit yang Sangat Berbahaya saat Mudik

Achmad Fardiansyah , Okezone · Minggu 26 Mei 2019 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 26 337 2060527 menkes-beberkan-2-penyakit-yang-sangat-berbahaya-saat-mudik-6qrRpqii4U.jpg Menkes Nila Moeloek (Foto; MCH 2019)

JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengungkapkan beberapa penyakit yang sering di derita pemudik. Apalagi, penyakit ini sering menyerang pengemudi.

Dirinya mengatakan, penyakit tersebut adalah Hypertense dan Diabetes. Hal ini dikarenakan makanan-makanan yang berisiko tinggi dan emosional dalam perjalanan.

 Baca juga: Menhub Minta Angkutan Mudik Prioritaskan Keselamatan dan Kenyamanan

"Terus terang kita ini paling banyak hipertensi ya hampir 40% nih, enggak tahu marah-marah terus kali ya, jadi tolong jangan marah-marah kita tenang jadi juga jangan lupa bawa obat, (dan) minum obat sebelumnya," katanya kepada wartawan di Stasiun Gambir, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat ( 26/5/2019).

 Hipertensi (Huffpost)

"Diabetes di kita tinggi, sakit kencing manis ini tinggi jadi memang lebaran ini atau mudik ini luar biasa kuliner tapi Tolong dijaga," bebernya.

 Baca juga: 8.047 Pos Kesehatan Siap Layani Pemudik dan Awak Angkutan Lebaran 2019

Oleh sebab itu, Nila menyimpulkan bahwa dua penyakit ini dinilai sangat berbahaya saat mudik. Jika salah makan, pengidap bisa langsung meninggal di tempat.

"Yang mengemudi tapi juga yang penumpang Jangan sampai sakit dong, kalau bisa ini yang kita takutkan jadi memang apa namanya agak banyak hipertensi itu paling banyak dan hidup pasti menyebabkan serangan jantung dan sebagainya," tutupnya.

 Baca juga: Tol Palikanci KM 203 Rawan Kecelakaan, Jasa Marga Imbau Pemudik Waspada

Untuk diketahui, Kemenkes telah menyiapkan 8047 pos kesehatan di seluruh jalur mudik di Indonesia. sperti di rest area, pelabuhan, bandara dan di sepanjang jalan jalur mudik.

"Saya kira dari kesehatan kita siap di pos-pos kesehatan dan juga sampai ke daerah yang tadi dikatakan Merak sampai Palembang ke Sumatera dan sebagainya di daerah daerah Pelabuhan juga demikian juga untuk udara juga demikian," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini