nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akun Media Sosial Jubir Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Diretas

Arief Setyadi , Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 20:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 24 337 2060095 akun-media-sosial-jubir-prabowo-sandi-dahnil-anzar-diretas-8yH3sdDlDg.jpg Koordinator Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Ist)

JAKARTA - Peretasan akun media sosial menimpa Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. Akunnya diretas dengan unggahan berbagai pernyataan yang merusak nama baiknya. 

"Tadi malam akun saya berusaha diakses oleh pihak lain, saya tidak bisa masuk ke akun Twitter saya atas nama @dahnilanzar," ujar Dahnil dalam keterangan resminya, Jumat (24/5/2019).

Namun, peretasan yang terjadi pada Kamis 23 Mei 2019 malam itu, kata Dahnil, berhasil kembali diakses kembali setelah dirinya dibantu oleh rekannya. Hari ini, peretasan kembali terjadi.

"Sehingga tweet saya terakhir pada sore tadi, terkait dengan konpers bersama Bang Sandi, terkait rencana ke Mahkamah Konstitusi. Nah, ternyata sore ini saya kehilangan kendali terhadap akses Twitter saya kembali," imbuhnya.

(Baca Juga: Pimpin Gugatan Prabowo-Sandi, BW Bakal Bongkar Korupsi Politik di MK)

Akun Dahnil diretas

Dahnil mengaku tak tahu menahu siapa yang melakukan peretasan tersebut. Kendati, ia meyakini ada niat jahat dari maksud atau tujuan peretasan itu, yakni ingin merusak reputasinya.

"Jadi sahabat sekalian, mohon diabaikan semua upaya jahat mereka yang mengakses Twitter saya, dan mudah-mudahan bisa segera dibantu oleh Twitter untuk kembali normal," tuturnya.

Pantauan Okezone di akun @Dahnilanzar, terlihat sejumlah tweet hasil peretasan di antaranya: "Buat Apa Bayar Pajak Motor Kalau Prabowo Tidak Jadi Presiden ?? Masa saya harus bayar pajak ke pemerintahan rezim china ?" 

"Rapat Persiapan Penjemputan Paksa Amin Rais di Kantor POLRI dengan bantuan Aktivis HAM dari Eropa . ."  

(Baca Juga: Sandiaga Uno: Gugatan ke MK Dilakukan untuk Memenuhi Tuntutan Rakyat yang Kecewa)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini