nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wartawan Kerap Dianiaya saat Kerusuhan Demo, Ini Saran dari Polri

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 16:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 24 337 2060022 wartawan-kerap-dianiaya-saat-kerusuhan-demo-ini-saran-dari-polri-yY70TMyt8n.jpg Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Okezone)

JAKARTA - Mabes Polri menyarankan kepada seluruh awak media yang sedang melakukan aksi unjuk rasa yang memiliki potensi kericuhan, harus menggunakan tanda khusus yang mudah dikenali petugas di lapangan.

Karo Penmas Div Humas, Brigjen Dedi Setyadi mengatakan saran tersebut dimaksudkan agar para jurnalis agar lebih aman saat bertugas.

"Ini saya sampaikan ke teman-teman media. Ketika mereka meliput demo, demo yang tanda kuitip bisa diprediksi berakhir ataupun terjadi kerusuhan, harus ada suatu langkah-langkah yang jelas," kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (24/5/2019).

 Aksi 22 Mei

Dedi meminta agar para wartawan menggunakan tanda yang jelas, seperti mengenakan rompi bertuliskan pers atau pita berwarna.

"Harus ada kesepakatan dari teman-teman, harus pakai rompi, kalau pakai id pers saja tidak kelihatan atau bisa pakai pita, pita merah-putih misalnya yang penting kesepakatan media," ucapnya.

 

Jika hal tersebut sudah disepakati, Maka Kabid Humas Polda bisa menyampaikan kepada Danpam obyek dan Danpam Objek agar dapat melindungi para wartawan yang sedang melakukan peliputan.

"Nanti akan memberitahu ke pasukan, hai teman-teman pasukan nanti ada jurnalis yang akan meliput ini menggunakan pita merah-putih. Maka dari itu, seluruh anggota wajib memberi perlindungan kepada rekan-rekan yang akan melakukan tugas jurnalis," tutupnya.

 Aksi 22 Mei

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini