nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri: Perusuh Aksi 22 Mei Terafiliasi dengan Kelompok ISIS

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 17:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 23 337 2059573 polri-perusuh-aksi-22-mei-terafiliasi-dengan-kelompok-isis-1wg7Gi2IWV.JPG Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol M Iqbal (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polri mengungkap terdapat dua kelompok massa yang menjadi dalang kerusuhan saat gelaran aksi demonstrasi di depan kantor Bawaslu pada 21-22 Mei 2019.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol M Iqbal mengatakan, bahwa kelompok perusuh pertama merupakan Gerakan Reformis Islam (Garis) dan kelompok yang memiliki senjata api (senpi).

"Kelompok Garis itu salah satu Dewan Syuronya Ustadz ABB (Abu Bakar Ba'asyir)," kata Iqbal di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Iqbal tidak merinci kelompok yang memiliki senpi tersebut. Namun, kata dia, terdapat dua orang dari 257 tersangka yang diamankan memiliki senjata laras panjang dan laras pendek lengkap dengan peredamnya.

Kuat dugaan kelompok perusuh massa ini bagian dari eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko yang sebelumnya telah ditangkap terkait kepemilikian senjata ilegal. Polisi enggan merinci dua kelompok ini karena tengah melakukan pengembangan.

Aksi Massa 22 Mei

"Jadi, tak perlu saya jelaskan. Saya sudah klasifikasikan dua kelompok untuk menciptakan kerusuhan ini agar masyarakat tidak percaya dan apriori kepada aparat keamanan," tuturnya.

Iqbal memastikan bahwa kelompok Garis juga berafiliasi dengan kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Menurut dia, dua kelompok ini menunggangi agar bisa menjadi martir guna memancing kerusuhan dari massa demonstrasi di Bawaslu.

"Bahwa ada massa damai, ada perusuh. 257 sudah diamankan itu yang ada tattonya banyak. Ada 4 orang positif narkoba. Bagaimana mau unjuk rasa kalau mereka narkoba nanti kami kembangkan," kata Iqbal.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini