nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menag Kembali Dipanggil KPK Terkait Kasus Romi

Antara, Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 10:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 23 337 2059376 menag-kembali-dipanggil-kpk-terkait-kasus-romi-6YrNIgGCKY.jpg Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di KPK (foto: Arie DS/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap seleksi jabatan lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018-2019.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Menag diperiksa sebagai saksi untuk tersangka anggota DPR RI 2014-2019 inisial RMY (Romahurmuziy).

Baca Juga: KPK Endus Potensi Korupsi Pemilihan Rektor di Kemenag dan Kemenristekdikti 

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Buka Halaqah Ulama ASEAN 2017

"Hari ini, dijadwalkan pemeriksaan terhadap Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebagai saksi untuk tersangka RMY terkait tindak pidana korupsi suap seleksi jabatan lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018-2019," kata Febri seperti dilansir Antaranews, Kamis (23/5/2019).

Sebelumnya, Menag juga telah diperiksa oleh lembaga antirasuah itu pada Rabu 8 Mei juga sebagai saksi untuk tersangka RMY. Saat itu, KPK mendalami empat hal. Pertama, mengonfirmasi Lukman terkait penerimaan uang Rp10 juta dari Haris Hasanuddin sebagai kompensasi atas terpilihnya Haris sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.

Kedua, KPK mengonfirmasi Lukman soal temuan uang di laci meja saat penggeledahan di ruang kerja yang bersangkutan. Selanjutnya, penyidik juga mengonfirmasi keterangan Lukman soal kewenangannya terkait proses seleksi jabatan tinggi di Kementerian Agama.

Terakhir, penyidik juga menggali informasi mengenai apakah ada komunikasi atau pertemuan saksi dengan tersangka RMY.

Baca Juga: Dibantarkan Dua Kali, KPK Pastikan Penyidikan Romi Terus Berjalan 

Selain proses penyidikan terkait kasus suap seleksi jabatan di Kemenag, KPK pun pada Rabu (22/5) juga telah memintai keterangan Menag dalam proses penyelidikan terkait penyelenggaraan haji.

"Jadi, bukan penyelidikan yang masih terkait dengan pengisian jabatan tetapi ini penyelidikan yang terpisah, yaitu terkait dengan penyelenggaraan haji. Penyelenggaraan haji tentu yang berada atau diselenggarakan saat Menteri Agama yang jadi saksi hari ini masih menjabat," ucap Febri di gedung KPK, Jakarta, kemarin.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini