nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Motor Wartawan Okezone Dirusak saat Bertugas Liput Aksi 22 Mei

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 23 Mei 2019 06:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 23 337 2059311 2-motor-wartawan-okezone-dirusak-saat-bertugas-liput-aksi-22-mei-BzycDZwLMI.jpg Massa aksi 22 Mei bentrok dengan polisi di Bawaslu. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Dua motor milik wartawan media online Okezone.com dirusak oleh orang tidak dikenal saat meliput aksi 22 Mei 2019, di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat. Dua motor tersebut milik Fahreza Rizky dan Puteranegara Batubara.

Motor Puteranegara berjenis Honda Beat. Putera, sapaan karibnya, memarkirkan motor di depan Kafe Pisa, belakang Gedung Sarinah. Dia memarkirkan motornya sekira pada pukul 23.00 WIB.

Saat itu, dia memilih memarkirkan motor di tempat tersebut karena dirasa aman. Putera kemudian meninggalkan motornya untuk meliput kericuhan aksi 22 Mei di Jalan Wahid Hasyim.

Berselang beberapa jam, polisi tiba-tiba memukul mundur massa yang berada di belakang Gedung Sarinah. Putera pun ikut mundur hingga ke Jalan Kebon Sirih karena posisinya sedang berada di belakang Gedung Sarinah.

Putera berusaha mengambil motornya saat suasana sudah cukup kondusif sekira pukul 04.00 WIB. Namun nahas, saat dilihat, motor Putera mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Kaca motor depan Putera hancur, spion hilang, serta stangnya sedikit bengkok. Tak hanya itu, helmnya pun ikut raib entah ke mana.

Massa aksi 22 Mei melempar bom molotov di depan Gedung Bawaslu. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

Kerusakan cukup parah juga dialami motor milik Fahreza. Fahreza memarkirkan motor RX-King di tempat parkir Gedung Sarinah. Motor Fahreza rusak di beberapa bagian.

Fahreza juga meninggalkan motornya untuk bertugas meliput aksi 22 Mei 2019. Fahreza sudah memarkirkan motornya sejak sore hari. Tak disangka, kericuhan antara massa aksi dengan pihak kepolisian pecah di Jalan Wahid Hasyim yang kebetulan berdekatan dengan motor milik Fahreza yang tengah diparkir.


Baca Juga : Situasi Sudah Kondusif, Polisi Tetap Berjaga di Slipi

Fahreza tidak sempat mengamankan motornya. Saat suasana sudah kondusif, Fahreza berusaha mengambil motornya. Namun sayangnya, motor kesayangannya itu ternyata sudah hancur.

Kini, Fahreza dan Putera sudah mengamankan kedua motornya yang rusak. Hanya saja, keduanya menyayangkan motornya rusak saat bertugas meliput aksi 22 Mei 2019 di Gedung Bawaslu RI.


Baca Juga : Massa di Jalan Wahid Hasyim Membubarkan Diri

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini