nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Kantongi Bukti Rekaman Pertemuan untuk Rencanakan Kerusuhan di Jakarta

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 23:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 22 337 2059238 polisi-kantongi-bukti-rekaman-pertemuan-untuk-rencanakan-kerusuhan-di-jakarta-p42yZza9Hl.jpg Massa aksi 21 Mei bentrok di Jalan Wahid Hasyim, pada Rabu (22/5/2019) dini hari. (Foto : Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Polisi mengantongi barang bukti berupa rekaman pertemuan yang berisi rencana untuk melakukan kerusuhan di Jakarta saat aksi 22 Mei 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, aksi penyerangan ke asrama polisi di Petamburan sudah di-setting oleh para perusuh. Para perusuh sendiri, kata Argo, berasal dari luar wilayah Ibu Kota.

"Perusuh ini disuruh, di-setting. Kemudian, para tersangka ini yang disuruh itu berasal dari luar Jakarta, kemudian dari Jabar,"  kata Argo di Mapolda Metro Jaya.

Ia melanjutkan, kemudian para perusuh datang ke Sunda Kelapa. Di sana, lanjut Argo, para perusuh bertemu beberapa orang di sana.

Aksi 22 Mei: Massa dan Polisi Saling Serang di Depan Bawaslu

"Kita sedang cari siapa orang yang ditemui itu. Merencanakan dan menyerang asrama polisi di Petamburan. Ini ada barang buktinya, ada rekamannya," tutur Argo di Mapolda Metro Jaya.

Ia pun menegaskan, penyerangan ke asrama polisi di Petamburan sudah diatur oleh para perusuh.


Baca Juga : Pasca-Bentrok di Bawaslu, Massa Aksi 22 Mei Bertahan di Jalan Wahid Hasyim

"Jadi sudah di-setting untuk melakukan penyerangan ke asrama polisi di Petamburan. Kemudian di TKP lain juga ada provokator, selain ada perusuh. Ada provokator di lokasi," ujarnya.

Sementara itu, hingga saat ini polisi menetapkan 257 tersangka atas kericuhan yang terjadi saat aksi 21-22 Mei 2019.

Baca Juga :  Aa Gym Mohon Kekerasan Dihentikan: Jangan Sampai Terprovokasi Pihak Tak Bertanggung Jawab

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini