Share

Cerita Korban Luka Aksi 22 Mei: Awalnya Saya Menolong Orang di Belakang Tong Sampah

Adiyoga Priambodo, Okezone · Rabu 22 Mei 2019 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 22 337 2058907 cerita-korban-luka-aksi-22-mei-awalnya-saya-menolong-orang-di-belakang-tong-sampah-Vs5apq4KRR.jpg Polisi bersiaga di Jalan Petamburan saat terjadi kerusuhan pada 22 Mei. Foto: Okezone/Arif Julianto

JAKARTA – Seorang warga Petamburan, Jakarta Pusat menceritakan peristiwa saat dia menyelamatkan seseorang yang terluka sedang bersembunyi di balik tong sampah pada aksi 22 Mei.

Heri Hermawan yang mendapat perawatan di RSUD Tarakan, Cideng karena terluka awalnya hanya ingin menyelamatkan seseorang yang disebutnya terluka karena tertembak.

“Awalnya saya menolong orang ditembak polisi di belakang tong sampah," ujarnya kepada media, Rabu (22/5/2019).

Foto/Okezone 

Namun tak lama berselang, Heri Hermawan ikut terkena gas air mata yang ditembakkan ke arah massa.

"Jadi di belakang polisi itu ada nembak gas air mata. Dari situ sudah enggak kuat mata saya," ungkap dia tanpa merinci nasib seeorang yang berusaha ia selamatkan.

BacaPolisi Pastikan Tak Gunakan Peluru Tajam Amankan Pendemo 

BacaKorban Tewas Aksi 22 Mei Ada Luka Bulat di Dada dan Leher

Selain terkena sapuan gas air mata, salah satu jari Heri Hermawan tampak terbungkus perban karena luka. Namun ia tidak merinci penyebab luka yang dialaminya.

Sebelumnya massa melakukan aksi damai pada 21 Mei di depan gedung Bawaslu hingga malam hari. Saat akan dibubarkan polisi, massa menolak hingga berakhir rusuh.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan hingga saat ini total korban luka sudah mencapai 200 lebih dengan enam di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini