Share

TNI Kerahkan Ratusan Personel Bantu Polri Amankan Aksi 22 Mei di Jati Baru

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 22 Mei 2019 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 22 337 2058892 tni-kerahkan-ratusan-personel-bantu-polri-amankan-aksi-22-mei-di-jati-baru-IF142N6ogI.jpg Kerusuhan di Jembatan Jati Baru (ig)

JAKARTA - Ratusan TNI dikerahkan untuk membantu personel Polri mengamankan aksi demonstrasi 22 Mei yang berujung ricuh di jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dandim 0501 Jakarta Pusat Letkol TNI Inf Wahyu Yudhayana menyebut bahwa, personelnya dikerahkan sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK). Satu kompi sendiri terdiri 100 personel.

 Baca juga: Amankan 58 Provokator Aksi 22 Mei, Polisi Sebut Bukan Warga Jakarta

"Kami bawa pasukan kami BKO polisi minta tolong kami bantu amankan Polsek Gambir banyak massa gerak ke sini, di sini banyak pintu masuk akhirnya jaga depan kami ambil alih. Teman-teman brimob kan perlu istirahat. Kami minta teman kami untuk mundur istirahat," kata Wahyu di Jatibaru, Jakarta Pusat, (22/5/2019).

 TNI

Wahyu menyatakan, tidak ada kesulitan dalam mengurai massa yang membuat kericuhan di Jati Baru. Mengingat, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak setempat.

 Baca juga: Sembilan Calon Sekjen KPK Lolos Seleksi Administrasi, Ini Nama-namanya

"Tak ada kesulitan. Kami koordinasi dengan Kapolsek dengan tokoh juga," tutur Wahyu.

Sekelompok massa aksi 22 Mei sendiri terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pagi tadi. Polisi harus menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa yang rusuh.

Untuk saat ini, kondisi di Jatibaru, telah kondusif. Sementara itu, dilokasi ini masih terlihat berseraknya pecahan batu. Selain itu, personel TNI juga masih berjaga dilokasi ini.

 Baca juga: Polisi Tambah Kawat Berduri di Depan Kantor Bawaslu

Sekadar diketahui, aksi unjuk rasa 22 Mei mulai ricuh sejak kemarin malam. Awalnya kondisi itu pecah di depan Gedung Bawaslu.

Setelah dibubarkan secara paksa, alhasil terjadi perpecahan dibeberapa lokasi, seperti Pasar Tanah Abang, Petamburan dan Jalan Sabang, Jakarta Pusat.

Sejauh ini, berdasarkan keterangan dari Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan bahwa dari data sementara terdapat satu massa aksi meninggal dunia dan 200 orang mengalami luka-luka.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini