Stasiun Kereta Jadi Sasaran Lemparan Batu hingga Bom Molotov dalam Aksi 22 Mei

Muhammad Sukardi, Okezone · Rabu 22 Mei 2019 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 22 337 2058761 stasiun-kereta-jadi-sasaran-lemparan-batu-hingga-bom-molotov-dalam-aksi-22-mei-sMXWg3uXaJ.jpg Warga Membawa diduga Bom Molotov (Foto: Sukardi/Okezone)

JAKARTA - Kondisi Tanah Abang masih belum kondusif. Suara ledakan keras masih nyaring terdengar. Takbir berkumandang tiada henti. Massa Aksi 22 Mei 2019 masih menekan pihak kepolisian.

Pantauan Okezone, beberapa korban luka tembak terlihat. Di lokasi, kebanyakan dari mereka terkena tembak di bagian kaki dan lengan. Ada satu korban di bagian perut.

Tidak hanya itu, luka ringan seperti mata perih karena gas air mata dan pusing-pusing pun banyak dikeluahkan para massa yang datang dari berbagai wilayah di Jakarta.

Berbagai upaya penekanan yang diberikan massa 22 Mei 2019 di Tanah Abang, kebanyakan dari mereka melemparkan batu dan beberapa balok kayu. Hal ini dilakukan di gang "Kapal Api" di kawasan Stasiun Tanah Abang.

Baca Juga: Suasana Kondusif, Polisi Tetap Berjaga di Petamburan

Kericuhan

Setelah perlawanan diberikan, petugas kepolisian kemudian memberi desakan supaya aksi tidak dilanjutkan dengan gas air mata dan beberapa tembakan peluru karet.

Bahkan, tidak hanya batu, Okezone melihat massa aksi juga membuat bom molotov dan melemparkannya ke pihak kepolisian. Hal ini semakin membuat suasana panas. Massa pun berlarian menjauh dari desakan pihak kepolisian.

Dalam aksi penyelamatan diri, Okezone melihat sesosok kakek berbaju koko putih yang terkena serangan gas air mata. Sambil digopong para remaja, kakek ini coba diselamatkan dengan bantuan air mengalir.

Suasana pun semakin memanas setelah itu. Takbir kembali berkumandang dan aksi 22 Mei 2019 di Tanah Abang masih berlangsung sampai sekarang.

Kericuhan

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini