nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Istri Terduga Teroris Depok Ditangkap Densus 88 di Cibinong Bogor

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 19:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 21 337 2058576 2-istri-terduga-teroris-depok-ditangkap-densus-88-di-cibinong-bogor-OCDPvT70tp.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

DEPOK - Pasca penangkapan terduga teroris seorang pria bernama Bowi di Depok, Jawa Barat, Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan dua istri pelaku di Perumahan Puri, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

"Istri terduga teroris diamankan dini hari, istri pertama dan istri kedua mereka tinggal berdekatan di Perumahan Puri Cibinong," kata Kapolsek Bojong Gede Kompol Agus Koster Sinaga saat dihubungi wartawan, Selasa (21/5/2019).

Baca Juga: Terduga Teroris di Depok Sulit Dimintai Identitas dan Jarang Bergaul 

Dia menuturkan, dua istri terduga pelaku yang tinggal berdekatan di Puri Cibinong, baru menempati rumah tersebut selama dua minggu. Sementara ketua RT setempat dan warga sekitar pun mengaku kaget terkait adanya penangkapan maupun penggeledahan dua istri terduga teroris di Depok.

"Tadi malam hanya penangkapan saja, kalau siang ini penggeledahannya," imbunya.

Lokasi Penangkapan Terduga Teroris di Depok (foto: Wahyu M/Okezone) 

Tim Densus 88 anti teror Mabes Polri menangkap seorang anggota terduga teroris Bowi di Gg Remaja Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Senin (20/5/2019).

Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi saat ditangkap, pelaku sedang berjalan seorang diri di lokasi tersebut.

Setelah dilakukan penangkapan kemudian Tim Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah kontrakan tinggal Istri Ke 3 bernama Triya di Kampung Kebon Duren Rt.03/07 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok 

"Ketika dilakukan penggeledahan di rumah istri le tiganya rumah dalam keadaan kosong dan sudah ditinggal si sejak hari Minggu tanggal 19 Mei 2019 pukul 08.00 wib," tuturnya.

Sementara dari hasil penggeledahan Densus 88 Mabes Polri hanya berhasil membawa 2 buah Buku Jihad. "Diduga Keterlibatan pelaku yakni terlibat latihan perang sejak tahun 2017," ucapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini