nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Selidiki Pesan Berantai yang Ancam Kapolri dan Bareskrim

Antara, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 04:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 21 337 2058203 polri-selidiki-pesan-berantai-yang-ancam-kapolri-dan-bareskrim-VmZ1uHh2SI.jpg Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, beredarnya pesan WhatsApp berisi ancaman terhadap Kapolri dan Kabareskrim Polri, sedang diselidiki oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Ya sudah didalami oleh Dit Siber," kata Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Senin (20/5/2019) malam.

Menurut dia, Polri tetap waspada dan tidak menganggap sepele segala bentuk isu yang beredar di masyarakat berisi ancaman untuk melakukan aksi tertentu pada 22 Mei 2019 yang berpotensi mengganggu keamanan.

 Hatespeech

"Tetap diwaspadai. Polri tidak boleh under estimate terhadap setiap ancaman," katanya.

Sebelumnya beredar di media sosial dan di aplikasi pesan WhatsApp, sebuah pesan WhatsApp berisi undangan kepada seluruh mujahid untuk membawa molotov guna dilemparkan ke Gedung Bareskrim Polri pada 22 Mei 2019.

Pesan tersebut menyebutkan aksi itu akan menargetkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis.

Pada 22 Mei 2019 dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum akan mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu 2019.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini