Tolak Aksi 22 Mei, IPNU Minta Masyarakat Hormati Hasil Pemilu

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 21 Mei 2019 00:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 21 337 2058191 tolak-aksi-22-mei-ipnu-minta-masyarakat-hormati-hasil-pemilu-tqSXqbGF0t.jpg Foto: Harits/Okezone

JAKARTA - Ratusan massa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) menggelar aksi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Mereka memberikan dukungan kepada Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik meskipun kerap mendapatkan adanya upaya intervensi.

Ketua Pimpinan Pusat IPNU, Khairul Anwar Simatupang mengatakan jika pihaknya menolak semua bentuk provokasi, upaya inkonstitusional, baik itu berupa pengerahan massa alias people power dan bentuk lainnya. Sebab hal itu akan merusak sistem demokrasi Indonesia dan memecah belah bangsa.

“Saat ini bermunculan opini yang mencoba untuk mendelegitimasi penyelenggara Pemilu baik itu KPU maupun Bawaslu. Oleh karena itu IPNU saat ini memberikan tiga pernyataan sikap,” kata Khairul di Bawaslu RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).

 Demo Bawaslu

Dilanjutkannya, IPNU memberikan dukungan dan apresesiasi kepada seluruh penyelenggara Pemilu yaitu KPU dan Bawaslu di setiap tingkatan mulai dari pusat, hingga tingkat TPS.

Lalu, sambung dia, pihaknya menolak segala upaya mendelegitimasi para penyelenggara pemilu dan upaya-upaya inkonstitusional seperti people power yang dapat memecah belah bangsa.

‘Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa untuk menghormati hasil Pemilu 2019,” jelas Khairul.

Oleh sebab itu, dirinya meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh oknum yang berupaya merusak persatuan dan kesatuan bangsa yang selama ini dibangun dan dijaga bersama.

“Agar masyarakat tak terprovokasi oleh oknum,” tandasnya.

 Demo Bawaslu

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini