nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pansel Buka Pendaftaran Calon Pimpinan KPK

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 19:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 20 337 2058101 pansel-buka-pendaftaran-calon-pimpinan-kpk-wXYqfipG5q.jpg Ketua Pansel Calon Pimpinan KPK Yenti Ganarsih (Foto: Okezone)

JAKARTA - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023 mulai membuka pendaftaran calon komisioner lembaga antirasuah. Pendaftaran dibuka mulai 17 Juni hingga 4 Juli 2019.

"Pendaftaran ini pembukaannya di 17 Juni sampai 4 Juli 2019, pukul 09.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB di hari kerja," kata Ketua Pansel KPK Yenti Ganarsih di Kantor Kementerian Sekretariat Negara Jakarta, Senin (20/5/2019).

Ia mengatakan, berkas pendaftaran bisa langsung disampaikan ke Sekretariat Pansel Capim KPK di Kementerian Sekretariat Negara, Gedung I lantai 2, Jalan Veteran Nomor 18, Jakarta Pusat 10110.

Selain itu, berkas pendaftaran juga bisa dikirim melalui pos tercatat ke alamat Panitia Seleksi atau melalui email ke alamat: panselkpk2019@setneg.go.id. Yati menegaskan bahwa pendaftaran calon pimpinan KPK tidak dipungut biaya.

(Baca Juga: Ketua KPK Enggan Kritisi Pansel Calon Pimpinan Antirasuah Jilid V)

Pendaftar seleksi capim KPK harus melampirkan surat lamaran yang dibuat di atas kertas bermaterai Rp6 ribu daftar riwayat hidup, pas foto bewarna terbaru sebanyak tiga lembar ukuran 4x6, dan fotokopi KTP.

Gedung KPK

Selanjutnya, syarat administratif lainnya fotokopi NPWP, fotokopi ijazah S1, S2, dan atau S3 yang dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan untuk lulusan dalam negeri, atau instansi yang berwenang bagi lulusan luar negeri, dan melaporkan SKCK yang masih berlaku.

Yenti menyebut para pendaftar Capim KPK juga harus melampirkan surat pernyataan di atas kertas bermaterai Rp6 ribu dan bertanggal yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak menjadi pengurus salah satu partai politik.

(Baca Juga: KPK Jawab Isu Pansel Capim Lembaga Antirasuah Titipan Parpol)

Surat pernyataan di atas kertas bermaterai Rp6 ribu dan bertanggal bahwa apabila terpilih menjadi pimpinan KPK bersedia melepaskan jabatan struktural atau jabatan lainnya, tidak menjalankan profesi selama menjadi anggota KPK, dan melaporkan harta kekayaan.

Pendaftar juga harus menyerahkan makalah tentang menggagas akselerasi peran KPK dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, maksimal 10 halaman, font 11, Arial, 1,5 spasi. Format untuk dokumen dapat diunduh di www.setneg.go.id.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini