nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harkitnas di Mata KPK: Lawan Korupsi Layaknya Perang Sebenarnya

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 12:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 20 337 2057886 harkitnas-di-mata-kpk-lawan-korupsi-layaknya-perang-sebenarnya-uWZ5UKnxmH.jpg KPK (Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menitipkan pesan untuk seluruh masyarakat Indonesia dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), yang jatuh tepat pada hari ini, 20 Mei 2019. KPK berharap Harkitnas menjadi pengingat masyarakat Indonesia untuk sama-sama memberantas korupsi.

"Harkitnas mengingatkan kita untuk bangkit bersama melawan korupsi with one no left behind,"‎ kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang kepada Okezone, Senin (20/5/2019).

 Baca juga: KPK: Peringati Hari Kebangkitan Nasional dengan Persatuan dan Nasionalisme

Menurut Saut, KPK tidak mungkin bekerja sendiri untuk memberantas korupsi di negeri ini. KPK membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen bangsa Indonesia untuk mewujudkan negara yang bebas dari korupsi. Kata Saut, perang melawan korupsi sama halnya dengan perang melawan penjajah.

"Perang melawan korupsi persis sama dengan perang beneran. Kalau satu kompi berisi ratusan orang sehat, kuat, cerdas berintegitas dan lain-lain, namun ada satu saja yang lambat, males, abai, ceroboh, maka orang itu bisa mencelakakan satu kompi di medan perang melawan korupsi," tegasnya.

 Baca juga: KPK Harap Hari Kebangkitan Nasional Jadi Momen Bersama Berantas Korupsi

Oleh karenanya, Saut meminta agar seluruh elemen bangsa Indonesia bersatu dan tidak ada lagi yang melakukan tindak pidana korupsi. ‎Jika masih ada yang korupsi, sambungnya, rusak negeri ini.

"Jadi mari kita bangkit sama sama, jangan ada yang tertinggal satu pun , apalagi sudah tertinggal, percaya dan ikut sebaran hoax pula, lengkap sudah kerusakan integritas negeri ini gara-gara satu dua orang," pungkasnya.

 Baca juga: NEWS STORY: Hari Kebangkitan Nasional, Sejak Kapan Mulai Ditetapkan dan Diperingati?

Harkitnas sendiri merupakan gerakan pada era abad ke-20an, dimana banyak rakyat yang mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasionalnya sebagai orang Indonesia. Harkitnas ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar sumpah pemuda (28 Oktober 1928).

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini