nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK: Peringati Hari Kebangkitan Nasional dengan Persatuan dan Nasionalisme

Hantoro, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 11:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 20 337 2057838 kpk-peringati-hari-kebangkitan-nasional-dengan-persatuan-dan-nasionalisme-7omvhobJLA.jpg Komisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada hari ini, Senin 20 Mei 2019. Lembaga antirasuah tersebut menyatakan Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum bersatunya Indonesia lebih erat dalam segala hal.

"Peringati Hari Kebangkitan Nasional dengan rasa persatuan, kesatuan, dan nasionalisme. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!" ungkap KPK melalui akun Twitter-nya @KPK_RI, sebagaimana dinukil Okezone, Senin (20/5/2019).

(Baca juga: KPK Harap Hari Kebangkitan Nasional Jadi Momen Bersama Berantas Korupsi)

(Baca juga: NEWS STORY: Hari Kebangkitan Nasional, Sejak Kapan Mulai Ditetapkan dan Diperingati?)

Mengutip dari Wikipedia.org, Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad 20. Ketika itu banyak rakyat Tanah Air mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia".

Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928). Masa ini merupakan salah satu dampak politik etis yang mulai diperjuangkan sejak masa Multatuli.

Adapun tokoh-tokoh yang memelopori Kebangkitan Nasional antara lain Sutomo, Dr Tjipto Mangunkusumo, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (sejak 1922 menjadi Ki Hajar Dewantara), Dr Douwes Dekker, dan lain-lain.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini