nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moeldoko Sebut Ada Kelompok Manfaatkan Gerakan Massa pada 22 Mei 2019

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 17 Mei 2019 21:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 17 337 2057190 moeldoko-sebut-ada-kelompok-yang-manfaatkan-gerakan-massa-pada-22-mei-2019-g7iDslaCkA.jpg Moeldoko (Foto: Sarah/Okezone)

JAKARTA - Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko menyebut ada sekelompok pihak yang memanfaatkam gerakan massa saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil Pemilu pada 22 Mei 2019.

Moeldoko memprediksi aksi tersebut sudah direncanakan secara sistematis. Bahkan, mantan Panglima TNI ini mengungkapkan kalau gerakan ini sudah dirancang sejak 2014.

"Saya ingin menjelaskan ya bahwa ada upaya sistematis yang akan memanfaatkan situasi kalau terjadi pengumpulan massa," ungkap Moeldoko saat ditemui di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).

"Ini harus dipahami betul oleh semua pihak. Rencana ini bukan main-main. Sungguhan. Ada sekelompok tertentu yang ingin situasi dimanfaatkan sebaik-baiknya," tambahnya.

Baca Juga: Eggi Sudjana Bandingkan Kasusnya dengan Amien Rais dan Moeldoko

Moeldoko

Karena itu, Moeldoko pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengikuti aksi tersebut. Lantaran, kegiatan itu diyakininya hanya akan menimbulkan kerugian untuk semua orang.

"Untuk itu saya mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak perlu berbondong-bondong ke sebuah tempat titik berkumpul yang pada akhirnya digunakan sebagai tempat yang dimanfaatkan oleh kelompok tertentu itu," terang Moeldoko.

Moeldoko juga menegaskan kalau pada aksi 22 Mei nanti tidak ada kelompok dari aparat keamanan yang akan menembak. Ia pun berharap kalau masyarakat tidak termakan dengan opini atau isu yang tidak benar seperti itu.

"Ada opini yang dibangun seolah-olah ada kelompok sniper. Ini juga dibangun semuanya ini. Agar nanti kalau ada tembakan, dari siapapun dia, bukan dari aparat keamanan, dinyatakan bahwa aparat keamanan menembak, sniper menembak. Saya ingin tegaskan, tidak ada sniper," tegasnya. (edi)

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini