nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Jepara Ditahan KPK, Ganjar Tunjuk Wabup Jadi Plt

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 15:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 14 337 2055570 bupati-jepara-ditahan-kpk-ganjar-tunjuk-wabup-jadi-plt-DFTOIpEZ8m.jpg Ganjar Pranowo

SEMARANG - Wakil Bupati (Wabup) Jepara, Dian Kristiandi diminta mengambil alih tongkat kepemimpinan menyusul ditahannya Bupati Jepara, Achmad Marzuqi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Achmad Marzuqi ditahan atas kasus dugaan suap kepada Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

"Kemarin saya sudah komunikasi pada Wakil Bupati untuk segera mengambil langkah-langkah pengelolaan pemerintahan. Biar tidak terjadi kebingungan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/5/2019).

 Baca juga: Bupati Jepara Diperiksa KPK sebagai Tersangka Suap

Ganjar menerangkan, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan Jepara melalui asisten terkait penunjukan pelaksana tugas (Plt) Bupati. Sebab sebelum ada penetapan, maka Plt memang harus ditunjuk secepatnya.

"Nanti Wakil Bupati secara otomatis menjadi pelaksana tugas (Plt), berdasarkan undang-undangnya memang seperti itu," terangnya.

Ganjar juga menyesalkan apa yang terjadi di Kabupaten Jepara tersebut. Namun menurutnya, pemerintahan khususnya pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu.

 Baca juga: Hakim Non-Aktif PN Semarang Lasito Akhirnya Ditahan KPK

"Nanti jalan saja, mekanis saja seperti dulu kejadian di Kota Tegal, Kebumen, Purbalingga," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Bupati Jepara Achmad Marzuqi ditahan oleh KPK pada Senin 13 Mei. Marzuqi ditahan atas kasus dugaan suap kepada Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini, yakni Hakim Lasito.

Kasus ini bermula saat Ahmad Marzuqi ditetapkan sebagai tersangka Bantuan Partai Politik (Banpol) PPP di Jepara tahun 2011-2014 oleh Kejati Jateng. Atas penetapan tersangka itu, Marzuqi melakukan upaya hukum gugatan praperadilan.

 Baca juga: KPK Belum Tahan Bupati Jepara padahal Sudah Jadi Tersangka

Dalam sidang praperadilan di PN Semarang, hakim yang menangani perkara itu, Lasito menyatakan bahwa penetapan tersangka Ahmad Marzuqi tidak sah dan harus dibatalkan. Ternyata, agar statusnya gugur, Ahmad Marzuqi memberikan suap kepada Hakim Lasito.

Marzuqi diketahui memberikan suap sebesar Rp700 juta kepada Lasito. Uang itu diberikan dua tahap, pertama Rp500 juta diberikan dalam bentuk rupiah dan sisanya Rp200 juta diberikan dalam pecahan dolar Amerika Serikat.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini