nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Netizen Soroti Kasus Penghinaan "Tembak Jokowi", Bagaimana Kelanjutannya?

Ade Putra, Okezone · Selasa 14 Mei 2019 13:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 14 337 2055477 netizen-soroti-kasus-penghinaan-tembak-jokowi-bagaimana-kelanjutannya-V43SO84nGo.jpg Ilustrasi

KASUS dugaan makar lantaran mengancam ingin memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dilakukan HS (25), mengingatkan kepada RJT, pelaku yang sempat mengancam akan menembak Jokowi, beberapa waktu lalu.

Netizen bertanya-tanya soal kelanjutan kasus remaja 16 tahun yang merupakan adik kandung dari Miss Indonesia 2015, Marcia Julia itu. Bahkan, ada netizen yang menganggap bahwa kepolisian membeda-bedakan dalam penanganan kedua kasus ini.

Salah satunya dengan membuat konten bertulisan: “POLISI DAGELAN, ANAK CHINA ANCAM TEMBAK JOKOWI DIBEBASKAN DENGAN DALIH LUCU LUCUAN. ANAK PRIBUMI ANCAM PENGGAL JOKOWI LANGSUNG DITANGKAP & DIANCAM HUKUMAN MATI, SELAMAT DATANG DI NEGARA BAGIAN RRC YANG BERNAMA INDONESIA”.

 

Dalam konten ini, juga terdapat tanggapan layar video saat RJT mengancam menembak Jokowi. Melalui akun Facebook resmi milik Divisi Humas Polri. Polri memberikan klarifikasi bahwa kasus yang menjerat RJT itu sudah diserahkan sepenuhnya ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Baik tanggung jawab tersangka maupun barang bukti.

Berikut kutipan dalam klarifikasi:

"Be Smart Netizen

Telah beredar di Media Sosial, Konten dengan isi “POLISI DAGELAN, ANAK CHINA ANCAM TEMBAK JOKOWI DIBEBASKAN DENGAN DALIH LUCU LUCUAN. ANAK PRIBUMI ANCAM PENGGAL JOKOWI LANGSUNG DITANGKAP & DIANCAM HUKUMAN MATI, SELAMAT DATANG DI NEGARA BAGIAN RRC YANG BERNAMA INDONESIA” adalah Tidak Benar/ HOAX.

Berkas Perkara Pidana dengan Nomor : BP/391/V2018/Ditreskrimum tanggal 30 Mei 2018 atas nama tersangka ROYSON JORDANY TJAHYA sudah diterima oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan dilakukan penelitian hasil pemeriksaannya dinyatakan sudah lengkap.

Sesuai dengan pasal 8 (3) b, 110 dan pasal 138 (1), 139 KUHAP, Ditkrimum Polda Metro Jaya menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Saring Sebelum Sharing".

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini