nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendukung Prabowo Terlibat Kasus Makar, TKN: Itu Bukan Kriminalisasi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 11:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 14 337 2055423 pendukung-prabowo-terlibat-kasus-makar-tkn-itu-bukan-kriminalisasi-XV7kihFlUp.jpg Abdul Kadir Karding.

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin membantah telah terjadi kriminalisasi pada aktivis pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurutnya, polisi sudah benar mengambil tindakan pada mereka yang diduga melakukan gerakan yang berbahaya bagi kepentingan bangsa dan negara.

"Prinsipnya bahwa siapapun yang diduga melanggar hukum, dan diduga melakukan satu gerakan yang berbahaya bagi kepentingan bangsa dan negara sekaligus juga yang berupaya menjatuhkan pemerintah dengan cara yang tidak konstitusional, ya saya kira harus diambil tindakan oleh penegak hukum," kata Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding kepada Okezone, Selasa (14/5/2019).

Abdul Kadir Karding

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, tugas penegak hukum ialah menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Karding membantah bahwa telah terjadi kriminalisasi pada pendukung 02.

(Baca juga: Pesan Eggi Sudjana Pasca-Ditangkap: Tetap Maju Lawan Ketidakadilan)

"Jadi enggak ada urusannya sama kriminalisasi. Kan omongan kita bisa diteliti mana yang omongan yang wajar patut dan pantas, mana yang mengandung mens rea atau niat ingin melakukan sesuatu yang bertentangan dengan aturan hukum," ujarnya.

Lebih lanjut, Karding menuturkan, jika ada pihak yang ditangkap polisi lalu menuduh adanya kriminalisasi, maka pihak tersebut sedang mempolitisasi kasusnya sendiri, yang ujung-ujungnya menyalahkan pemerintah. Padahal hal tersebut tidak benar adanya.

"Jadi kalau semua orang yang bersalah lalu ditangkap dituduh kriminalisasi, itu dapat kita balik sebagai politisasi. Jadi jangan mudah lakukan politisasi sehingga mengaburkan fakta hukum yang sebenarnya," ucap dia.

Sekadar informasi, sederet tokoh oposisi sekaligus pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi, seperti Eggi Sudjana, Mayjen (Purn) Kivlan Zein, hingga Permadi berurusan dengan polisi dalam kasus dugaan makar.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini