nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eggi Sudjana Bandingkan Kasusnya dengan Amien Rais dan Moeldoko

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 19:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 13 337 2055196 eggi-sudjana-bandingkan-kasusnya-dengan-amien-rais-dan-moeldoko-Th95nisex5.jpg Eggi Sudjana (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana membandingkan kasusnya dengan sejumlah tokoh politik yang pernah menyebut soal people power. Namun, tidak ditetapkan sebagai tersangka seperti dirinya.

"Sebelumnya ada yang bilang people power itu bapak Amien Rais yang tokoh reformasi. Kok enggak apa-apa biasa-biasa aja," kata Eggi di Polda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).

Selain itu, Eggi juga membandingkan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko yang sempat mengatakan untuk perang total yang dinilainya melebihi dari artian kata people power.

"Nah, yang paling mendasar lagi jangan lupa Moeldoko pernah ngomong perang total. Perang itu udh enggam ada kata lain kecuali bunuh membunuh namanya perang. Kalau people power enggak ada urusannya dengan itu. Di sisi lain Moeldoko tenang saja tidak diperiksa dan ini merupakan suatu kondisi diskriminatif luar biasa," ujarnya.

(Baca Juga: Jadi Tersangka Dugaan Makar, Eggi Sudjana Berterima Kasih

Ia pun menjelaskan people power sendiri muncul dari kubu Presiden Jokowi, bahkan ada buku terkait hal tersebut dan bisa dilihat di Gramedia. "Maknanya apa di dalam buku ini saya sudah baca itu people power sering terhalangi oleh para elit. Yang kita persoalkan para elit kecurangan pemilu ini dibuat oleh mereka. Rakyat tidak tahu menahu jadi jangan dibenturkan rakyat. Maka saya ingatkan sila ketiga Pancasila jaga persatuan," ucapnya.

Eggi Sudjana

Sebelumnya, Eggi dilaporkan oleh relawan Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac) lantaran diduga melakukan penghasutan. Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP.

Eggi juga dilaporkan seorang wanita bernama Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya pada Rabu 24 April 2019. Pelaporan itu disampaikan Dewi lantaran Eggi dituding berencana melakukan makar terkait seruan people power yang disampaikan melalui pidatonya.

(Baca Juga: Eggi Sudjana: Kalau Saya Ditahan, Ini Kriminalisasi

Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor laporan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Eggi juga dilaporkan atas dugaan melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 107 KUHP juncto Pasal 87 KUHP atau Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 Ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini