nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eggi Sudjana: Kalau Saya Ditahan, Ini Kriminalisasi

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 18:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 13 337 2055179 eggi-sudjana-kalau-saya-ditahan-ini-kriminalisasi-dSVH4iecGc.jpg Eggi Sudjana memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Metro Jaya (Foto: M Rizky)

JAKARTA - Tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Ia pun tidak ditahan, dan kalau ditahan, pihaknya menegaskan bentuk kriminalisasi.

"Kalau hari ini enggak ditahan alhamdulilah. Kalau ditahan ini kriminalisasi terjadi," kata Eggi di Polda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).

Politisi PAN itu menilai apabila ditahan polisi tidak profesional sebagaimana jargon yang selama ini di gaungkan Polri, yakni profesional, moderen, dan terpercaya (Promoter). Ia pun meminta Presiden Jokowi untuk tidak menahan dirinya apabila itu terjadi.

"Jokowi bisa perintahkan ke Kapolri untuk tidak ditahan kalau dia berdemokrasi yang benar. Jadi, jangan lagi pakai alasan wah itu tidak boleh intervensi Anda (Jokowi) adalah pemimpin," tuturnya.

(Baca Juga: Jadi Tersangka Dugaan Makar, Eggi Sudjana Berterima Kasih

Diketahui sebelumnya, Eggi dilaporkan relawan Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac) lantaran diduga melakukan penghasutan. Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP.

Eggi juga dilaporkan seorang wanita bernama Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya pada Rabu 24 April 2019. Pelaporan itu disampaikan Dewi lantaran Eggi dituding berencana melakukan makar terkait seruan people power yang disampaikan melalui pidatonya.

Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor laporan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

 Eggi Sudjana

Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP.

(Baca Juga: Diperiksa 5 Jam Terkait Makar, Kivlan Zen Dicecar 26 Pertanyaan

Selain itu, Eggi juga dilaporkan seorang wanita bernama Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya pada Rabu 24 April 2019. Laporan itu dilakukan karena Eggi dituding berencana melakukan makar terkait seruan people power yang disampaikan melalui pidatonya.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/2424/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus. Tindakan pidana yang dilaporkan adalah dugaan pemufakatan jahat atau makar.

Selain itu, Eggi juga dilaporkan atas dugaan melanggar UU ITE Pasal 107 KUHP juncto Pasal 87 KUHP atau Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 Ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini