nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kepalanya Diancam Dipenggal, Jokowi: Proses Hukum Serahkan ke Polisi

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 17:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 13 337 2055132 kepalanya-diancam-dipenggal-jokowi-proses-hukum-serahkan-ke-polisi-UO7T1zrqZe.jpg Jokowi di Malang (Foto: Avirista/Okezone)

MALANG - Video ancaman pemenggalan kepala yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo saat aksi demonstrasi di kantor Bawaslu, Jumat pekan lalu menjadi viral di media sosial.

Ketika video tersebut diperlihatkan langsung di depan Jokowi, pun ditanggapi dengan santai. Bahkan mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta semua pihak untuk bersabar lantaran masih berada di suasana bulan puasa Ramadan.

"Halah, inikan bulan puasa, kita semua puasa ya kan, yang sabar," ujar Jokowi, diiringi dengan tawa saat meresmikan Jalan Tol Pandaan-Malang, Senin (13/5/2019).

(Baca Juga: Jokowi: Ini Bulan Puasa, yang Sabar)

Pihaknya juga menyerahkan ke proses hukum di kepolisian tekait ancaman yang datang kepadanya. Kepolisian sendiri telah menetapkan Hermawan Susanto, pemuda yang mengancam memenggal kepala Jokowi sebagai tersangka.

"Proses hukum serahkan kepada ke kepolisian, ya," ujar Jokowi.

Hermawan Susanto sendiri berhasil diamankan di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 12 Mei 2019, pagi. Hermawan Susanto dijerat dengan tindak pidana kejatan terhadap keamanan dan tindak pidana di ITE dengan modus pengancaman pembunuhan terhadap Presiden Republik Indonesia sebagaimana disebutkan pada Psal 104 KUHP dan Pasal 27 ayat 4 juncto pasal 45 ayat 1 UU RI Nomor 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Sebelumnya video Hermawan Susanto viral di media sosial Twitter lantaran rekaman video yang memperlihatkan dirinya dan para pendemo di kantor Bawaslu akan memenggal kepala Jokowi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini