nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Reshuffle Kabinet, Ini Tanggapan Jusuf Kalla

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 15:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 13 337 2055103 soal-reshuffle-kabinet-ini-tanggapan-jusuf-kalla-sj5YaJsMG3.jpg Jusuf Kalla (Okezone)

JAKARTA - Isu perombakan (reshuffle) kabinet kembali mencuat di ujung masa pemerintahan Jokowi, khususnya setelah beberapa menteri di Kabinet Kerja 'terseret' kasus dugaan korupsi.

Beberapa pembantu presiden yang terseret kasus rasuah di antaranya Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

 Baca juga: Soal Isu Reshuffle, NasDem: Sudah Injury Time, Lebih Baik Tunggu Kabinet Baru

Ketiga menteri yang sedang dirundung kasus itu berasal dari partai politik. Menag Lukman dari PPP, Mendag Enggar dari NasDem, dan Menpora berasal dari PKB. Ketiganya sampai saat ini belum menyandang status hukum apapun terkait kasus tersebut.

 Jusuf Kalla

Merespons itu, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, para menteri yang terseret kasus rasuah status hukumnya masih saksi. Jika status hukumnya telah naik menjadi tersangka, otomatis itu baru dapat perhatian dari Kepala Negara.

 Baca juga: Terkait Reshuffle Kabinet, Mendagri: Tidak Perlu Mempersoalkan Posisi Menteri

"Ya mereka ini kan baru dalam status saksi, belum ada menteri yang tersangka. Kalau tersangka, otomatis itu atau mendapat perhatian mungkin direshuffle atau tidak," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019).

"Tapi kan selama ini tidak ada tersangka, kalau semua orang mengatakan bahwa ada mendapat gratifkasi tapi tidak ada bukti, gimana mau pecat orang," sambungnya.

 Baca juga: Soal Isu Perombakan Kabinet, Wiranto: Tunggu Saja Penjelasan Presiden

JK mengaku belum tahu apakah Jokowi sudah menyiapkan nama-nama menteri baru jika reshuffle benar terjadi. Ia juga enggan bicara perihal waktu reshuffle tersebut.

"Belum tahu," singkatnya.

Menag Lukman diketahui ikut terseret kasus dugaan jual-beli jabatan yang melibatkan Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Sementara itu, Mendag Enggar ikut terseret kasus dugaan suap dan gratifikasi Anggota Komisi VI DPR F-Golkar Bowo Sidik Pangarso. KPK lantas menggeledah ruang kerja dan rumah Enggar.

Terakhir, nama Menpora Imam Nahrawi santer disebut dalam pusaran kasus dugaan korupsi dana hibah di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dengan terdakwa Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Ending Fuad Hamidy Senin 29 April 2019. Ia pun sudah dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini