nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Densus 88 Ledakkan Bom Pipa yang Ditemukan di Toko HP Bekasi

Wijayakusuma, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 21:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 09 337 2053730 densus-88-ledakkan-bom-pipa-yang-ditemukan-di-toko-hp-bekasi-AEHo29reIU.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di TKP Penemuan Bom Pipa Bekasi (foto: Wijayakusuma/Okezone)

BEKASI - Tim gabungan Densus 88 bersama Gegana Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan di lokasi yang menjadi kediaman terduga teroris berinisial E (26) yang merupakan pemilik toko handphone "Wanky Cell". Olah TKP dilakukan di Kavling Barokah No12 RT 07 RW14, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dari hasil cek TKP, petugas kembali menemukan sejumlah barang bukti, diantaranya satu buah bom pipa rakitan (sudah diledakkan), sebilah samurai, anak panah, konektor dan pin ISIS.

Baca Juga: Densus 88 Temukan 2 Bom Pipa Besi di Toko HP Bekasi 

Polisi Melakukan Olah TKP Lokasi Penemuan Bom Pipa di Toko HP Bekasi (foto: Wijayakusuma/Okezone)

"Iya betul tadi ada penemuan bom pipa rakitan seperti yang kita temukan sebelumnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Bekasi, Kamis (9/5/2019).

Bom pipa rakitan tersebut selanjutnya diledakkan oleh Tim Densus 88 dan Jihandak Gegana Mabes Polri di tanah urugan Perumahan Babelan Sakinah Residen (BSR) Kampung Pulo Timaha RT 05 RW 08 Desa Babelan.

"Meski disini wilayahnya luas, tapi suaranya tadi cukup kencang," ujar Argo.

Ia juga menyampaikan, bahwa rangkaian kegiatan hari ini merupakan pengembangan dari penangkapan para terduga teroris sebelumnya, yakni di Jatiasih dan Bekasi utara. Penyelidikan pun masih terus dikembangkan.

Polisi juga akan terus berupaya mengungkap jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung dan Bekasi ini, demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menyambut hari raya Idul Fitri.

"Jadi untuk menjelang Lebaran kita bisa ciptakan kondusifitas jaminan kemanan yang terintegrasi. Para tersangka pelaku teroris sudah sebagian besar kita dapat amankan baik kondisi hidup maupun yang meninggal," papar Argo.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara mengungkapkan, E yang seorang mahasiswa bersama istrinya CD sudah menempati rumah tersebut selama kurang lebih 8 bulan.

"Dari keterangan warga sekitar kabarnya sudah 8 bulan tinggal di rumah tersebut," kata Candra.

Dalam pemeriksaan sebelumnya, E juga diketahui memiliki kediaman lain di Perumahan Pondok Ungu Permai Blok LL I/26, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, yang ditempati bersama rekannya R.

Terduga teroris bersama sang istri disebutkan memiliki kehidupan yang tertutup dari lingkungan masyarakat setempat, sehingga tidak banyak yang tahu perihal kegiatan mereka sehari-hari.

"Bisa dibilang sangat tertutup. Warga hanya mengetahui terduga teroris ini berjualan plastik online," ujarnya.

Polisi Melakukan Olah TKP Lokasi Penemuan Bom Pipa di Toko HP Bekasi (foto: Wijayakusuma/Okezone)

Baca Juga: Polisi Temukan 3 Koper Bukti Baru Hasil Olah TKP di Toko Milik Terduga Teroris 

Olah TKP yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB itu mendapat reaksi masyarakat yang kemudian berbondong-bondong menyaksikan proses pengecekan oleh tim gabungan Mabes Polri. Hingga pukul 17.00 WIB, petugas masih berada di sekitar lokasi untuk melakukan penggeledahan.

Sebelumnya, polisi lebih dulu melakukan olah TKP di toko handphone "Wanky Cell" di Jalan Muchtar Tabrani RT 03 RW 03, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang menjadi lokasi perakitan bom terduga teroris E dan R. Olah TKP yang dimulai pukul 09.30 hingga 10.20 WIB itu menghasilkan sejumlah barang bukti baru yang semuanya berjumlah 3 koper dan beberapa kardus.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini