Kubu Jokowi Minta Prabowo Tak Panaskan Situasi Pasca-Bachtiar Nasir Tersangka

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 09 Mei 2019 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 09 337 2053339 kubu-jokowi-minta-prabowo-tak-panaskan-situasi-pasca-bachtiar-nasir-tersangka-n24sy9gR8x.jpg Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin meminta Calon Presiden 02 Prabowo Subianto berhenti membuat 'panas' situasi keamanan nasional terkait ucapan kriminalisasi ulama di balik penetapan tersangka Ustaz Bachtiar Nasir.

Influencer TKN Jokowi-Ma'ruf, Eva Kusuma Sundari mengimbau Prabowo mengedepankan kepentingan bangsa dengan menjaga kondusivitas negeri ini melalui ucapannya.

"Saya berharap Pak Prabowo Subianto berhenti bikin panas dan mementingkan kepentingan kebangsaan, dengan menggunakan pendekatan evident based action - dingin dan mencerdaskan pengikut-pengikutnya," ujar Eva kepada Okezone, Kamis (9/5/2019).

(Baca Juga: Polri Akan Jemput Paksa Bachtiar Nasir jika Mangkir Pemanggilan Pekan Depan

Politikus PDI Perjuangan itu berujar, penetapan tersangka Ustaz Bachtiar Nasir sudah sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pasalnya polisi sudah memiliki dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka bagi yang bersangkutan. Eva pun mengaggap kasus ini tidak bermuatan politis.

"Politis gimana wong dua alat bukti sudah di tangan polisi sehingga bisa menetapkan tersangka. Kalau gak ada masalah kan polisi tidak bisa mengada-ngada kan?" kata Eva.

Bachtiar Nasir 

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menetapkan mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Ustaz Bachtiar Nasir sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

(Baca Juga: Bachtiar Nasir Harap Jadwal Ulang Pemeriksaannya Digelar Usai Ramadan

Mantan Ketua Gerakan Komite Umat untuk Tolikara‎ tersebut diduga terlibat dalam kasus dugaan TPPU pengalihan aset Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS). Pihak kepolisian telah mengirimkan surat panggilan untuk Bachtiar Nasir diperiksa sebagai tersangka pada Rabu, 8 Mei 2019. Namun, yang bersangkutan tak hadir dan meminta dijadwal ulang.

Belakangan, Prabowo Subianto menyebut kasus yang menjerat Bachtiar adalah bentuk kriminalisasi ulama untuk membungkam nalar kritis tokoh keagamaan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini