nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Respon Menag Disebut Terima Rp10 Juta dari Tersangka Jual-Beli Jabatan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2019 12:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 08 337 2052979 respon-menag-disebut-terima-rp10-juta-dari-tersangka-jual-beli-jabatan-H9laT3TZJR.jpg Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin (foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim‎ Saifuddin disebut pernah menerima uang Rp10 juta dari tersangka kasus dugaan suap jual-beli jabatan, Haris Hasanuddin pada saat kunjungan ke salah satu Pondok Pesantren di Jawa Timur, pada 9 Maret 2019.

Sebagaimana fakta tersebut terungkap dalam sidang praperadilan mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy (Romi) yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin. Hal tersebut terungkap lewat nota jawaban tim biro hukum KPK.

Menanggapi fakta yang muncul dalam sidang praperadilan Romi tersebut, ‎Menteri Lukman Hakim irit bicara. Politikus PPP tersebut mengaku enggan bicara materi yang sudah masuk dalam ranah penyidikan.

Sebagaimana hal itu diungkapkan Lukman Hakim Saifuddin saat memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik KPK, pada hari ini. Dia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan jual-beli jabatan di Kemenag untuk tersangka Romahurmuziy.

"Yang terkait dengan materi perkara tentu tidak pada tempatnya kalau saya menyampaikan di sini," kata Lukman Hakim, di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019).

 sd

Saat ini, Lukman Hakim masih menjalani proses pemeriksaan sebagai saksi. Dia mengaku akan menjelaskan secara detail kepada penyidik KPK soal uang Rp10 juta dari Haris Hasanuddin.

"Secara etis tentu saya tidak pada tempatnya untuk menyampaikan di sini, sebelum saya menyampaikan secara resmi di hadapan penyidik KPK," terangnya.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan mantan Ketum Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy sebagai tersangka. Anggota Komisi XI DPR RI tersebut diduga terlibat kasus jual-beli jabatan di Kementeriaan Agama (Kemenag).

Romi ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin.

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini