nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fahri Hamzah Usul Ibu Kota Dipindahkan ke Kepulauan Seribu

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 06 Mei 2019 21:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 06 337 2052293 fahri-hamzah-usul-ibu-kota-dipindahkan-ke-kepulauan-seribu-9UQfmDB1Su.jpg Fahri Hamzah. (Dok Okezone)

JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengusulkan pemindahan ibu kota bisa dilakukan ke Kepulauan Seribu guna menekan anggaran yang akan dikeluarkan pemerintah.

Bahkan, usul Fahri Hamzah tersebut telah disampaikan ke Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat menggelar buka puasa bersama petinggi lembaga negara di Istana Negara.

"Tadi saya ngomong juga sama Menteri Bappenas, pakailah konsep maritim. Justru ibu kota itu dipindahkan ke pinggir. Maka saya mengusulkan dipilih lah seperti Pulau Seribu," kata Fahri Hamzah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Menurut Fahri, pemindahan ibu kota yang tak jauh dari Jakarta lebih masuk akal agar pemerintah juga bisa mendalami konsep negara maritim.

"Jadi lebih bagus kalau kita memakai kepulauan sebagai konsep ibu kota kita," ucapnya.

Ia pun menilai pemindahan ibu kota ke Kepuluan Seribu tak perlu disebut sebagai pindah ibu kota. Hal itu, kata dia, juga telah dilakukan Malaysia.

Patung Selamat Datang di Bundaran HI, Jakarta. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)Patung Selamat Datang di Bundaran HI, Jakarta. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

"Kayak Malaysia aja, ada Putra Jaya sebagai kantor pemerintahan baru, apalagi di Teluk Jakarta itu kan ada tanah reklamasi yang statusnya mengambangkan, harusnya itu diselesaikan oleh pemerintah lalu dijadikan bagian pengembangan wilayah baru di pesisir," katanya.

Fahri Hamzah tak merinci bagaimana tanggapan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro terkait usulannya itu.

Ia hanya memaparkan Jakarta sebagai ibu kota tersebut merupakan buah pikir dari Presiden pertama Soekarno sepuluan dari kunjungan kenegaraannya ke Amerika sekitar 1961.


Baca Juga : Di Acara Buka Puasa Bersama, Jokowi Tegaskan Keseriusannya Pindahkan Ibu Kota

"Jadi konsep DKI itu mengikuti Washington DC sebetulnya. Makanya kalau kita membaca luas distrik Kolombia itu kan cuma 16x10 kilometer. Dan kalau kita tarik Gedung DPR sampai ke sini (Istana) kan lebih kurang 10 kilometer, jadi sebenarnya sudah merupakan konsep Bung Karno tentang ibu kota, apalagi yang mau kita ubah," ucapnya.

"Tapi kalo mau bikin kantor silakan cari dekat dekat sini, dulu Pak Harto mau bikin ke Jonggol, tapi jonggol sudah gagal. Usul saya mumpung ini ada konsep maritim pindahin aja ke pinggir dekat-dekat Pulau Seribu," katanya.

Baca Juga : Jokowi Ingin Pemindahan Ibu Kota Tak Beratkan APBN

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini