nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 6 Mei 2019

Kuntadi, Jurnalis · Minggu 05 Mei 2019 19:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 05 337 2051812 muhammadiyah-tetapkan-awal-puasa-ramadan-6-mei-2019-6ICXnTtjQ0.jpg Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Foto: Okezone)

KULONPROGO – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menentukan awal bulan Ramadan yang jatuh pada Senin 6 Mei besok. Mulai nanti malam, umat muslim sudah akan mulai melaksanakan ibadah Salat Tarawih.

“Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih telah melakukan hisab dan memutuskan awal puasa Ramadanmulai 6 Mei,” ujar Ketua PP Muhammadiyah haedar Nashir, di sela peresmian pondok pesantren lansia dan masjid AR Fakhrudin, di Triharjo, Wates, Kulonprogo, Minggu (5/5/2019).

Hadir dalam peresmian ini, Anggota DPD RI asal DIY Afnan Hadikusumo, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo dan sejumlah pengurus Muhammadiyahdi Kulonprogo.

(Baca Juga: Ketum PP Muhammadiyah: Jadikan Medsos Ikut "Berpuasa" saat Ramadan

Haedar mengajak semua warga Muhammadiyah dan umat Islam untuk nanti malam mulai melaksanakan ibadha Salat Tarawih. Begitu juga pada dini hari nanti untuk melakukan sahur. Tidak kalah penting adalah menjadikan bulan ramadan untuk menggelorakan semangat beramal jariyah.

“Mari Kita Jadikan Ramadan tahun ini nejadi bulan penuh berkah,” kata Haedar.

 Ilustrasi

Puasa dan bulan Ramadan, kata Haedar Nashir, harus bisa untuk melakukan olah jiwa kerohanian. Hal ini harus disikapi dengan memperbanyak amalan amar maruf nahi munkar agar menjadi umat yang bertaqwa.

Bulan Ramadan, juga harus bias menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan ukhuwah antar umat. Sehingga akan mampu mewujudkan kehidupan berbangsa yang lebih damai, lebih baik dan menebar keselamatan.

“Marilah kita tingkatkan ukhuwah dalam bulan puasa ini,” kata Haedar.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kulonprogo Djumarin, mengatakan masjid yang diresmikan berada di lantai satu. Sedangkan lantai bawah dijadikan sebagai pondok pesantren bagi lansia.

“Ini pondok pesnatren bukan panti asuhan lansia. Yang usianya sudah di atas 60 tahun bisa mondok disini,” ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini