nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketum PP Muhammadiyah: Jadikan Medsos Ikut "Berpuasa" saat Ramadan

Antara, Jurnalis · Sabtu 04 Mei 2019 18:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 04 337 2051535 ketum-pp-muhammadiyah-jadikan-medsos-ikut-berpuasa-saat-ramadan-iW8tMwHZbC.jpg Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto: Okezone)

MAGELANG – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau umat Islam agar menjadikan media sosial ikut berpuasa dari hal-hal yang buruk saat bulan Ramadan 1440 hijriah. Ia mengatakan, jangan jadikan medsos menjadi tempat untuk saling menumpahkan amarah, kebencian, dan perseteruan.

"Jangan jadikan medsos untuk menyampaikan berbagai ujaran yang membuat retak sebagai bangsa, tidak produktif, bahkan mungkin membuat kehidupan berubah menjadi 'sumpek'," kata Haedar, di Magelang, sebagaimana dinukil dari Antaranews, Sabtu (4/5/2019).

Ia menyampaikan hal tersebut usai meresmikan Masjid Manarul Ilmi di Kampus Universitas Muhammadiyah Magelang. Haedar menuturkan, dalam konteks tersebut, jadikan selama satu bulan itu berpuasa dalam medsos dari hal-hal yang buruk. Jadi, medsos harus ikut berpuasa supaya tidak menjadi arena hal-hal yang buruk.

Ilustrasi media sosial. (Foto: Ist)

"Dalam puasa itu ketika kita diajak bertengkar, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam mengajarkan: 'Aku sedang berpuasa'. Nanti dalam medsos pun ketika ada mereka yang menebar hal-hal yang membuat kita batal dalam berpuasa, termasuk retak sebagai umat dan bangsa, harus kita ingatkan," kata Haedar.

Ia menuturkan, insya Allah pada Senin 6 Mei, umat Islam di Indonesia mulai puasa Ramadan 1440H, maka niatkan dari sekarang untuk berpuasa sebagaimana ajaran Alquran dan sunah Rasulullah agar umat menjadi bertakwa dan semakin bertakwa.

Haedar mengatakan, dalam menghadapi dunia medsos yang keras juga penuh perseteruan, maka lewat puasa pihaknya mengimbau agar medsos menjadi media yang edukatif.

"Media untuk kita berilmu, tukar informasi, berukuwah, sekaligus juga membangun kita menjadi generasi takwa, medsos bisa untuk seperti itu," katanya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini