Buruh Perempuan Pakai Kebaya dan Caping Peringati May Day di Patung Kuda

Antara, · Rabu 01 Mei 2019 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 01 337 2050166 buruh-perempuan-pakai-kebaya-dan-caping-peringati-may-day-di-patung-kuda-8AhVBlLJzb.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Sejumlah buruh perempuan dari Federasi Serikat Pekerja Buruh Aneka Sektor Indonesia (FSPASI) dan Buruh Pelopor mengenakan kebaya dan caping dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta, Rabu (1/5/2019).

Pekerja wanita itu mengenakan kebaya dan kain dengan bertopi caping sebagai simbol buruh merupakan kelompok wong cilik atau masyarakat kecil yang kurang sejahtera.

Buruh perempuan yang berkebaya itu menempati barisan terdepan massa. Mereka menjalankan aksi diam dengan membawa tampah dan bakul sebagai simbol protes beberapa harga pangan yang mahal.

Menurut Retno, buruh dari FSPASI saat ditemui di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat berujar bahwa ia membawa tampah dan mengenakan kalung ronce cabai serta sayur-sayuran sebagai simbol rendahnya gaji buruh sehingga mereka sulit membeli sayur-sayuran untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

Demo Buruh

"Ini adalah bentuk protes kami, pemerintah harus memperhatikan bahwa banyak buruh yang belum dapat upah layak," ujar Retno, dikutip dari Antaranews.

Dalam aksi Hari Buruh Internasional, sejumlah aliansi buruh seperti FPASI dan BAPOL turun ke jalan dan menyuarakan sejumlah tuntutan. Tuntutan yang disuarakan di antaranya mencakup penghapusan outsourcing, reformasi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, tolak revisi Undang-undang 13 Tahun 2003, dan permintaan ke pemerintah untuk menurunkan harga pangan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini