nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rencana Pemindahan Ibu Kota, Gerindra: Tidak Terlalu Urgent

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 01 Mei 2019 06:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 01 337 2050094 rencana-pemindahan-ibu-kota-gerindra-tidak-terlalu-urgent-kFIticiMrz.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan Ibu Kota Indonesia harus dipindah ke luar Pulau Jawa, mengingat Kota Jakarta sudah sangat padat dan rawan bencana.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai pemindahan ibu kota tidak terlalu urgent.

"Itu masuk hal yang penting, tapi ada yang lebih penting," kata Arief kepada Okezone, Rabu (1/5/2019).

 (Baca juga: Rencana Pemindahan Ibu Kota, Pemprov Kalteng Siapkan Lahan Seluas 300 Ribu Hektar di Palangkaraya)

Menurut Arief, selain akan menelan ratusan triluan rupiah, pemindahan ibu kota seharusnya memiliki persiapan yang lebih matang, seperti perekonomian yang kuat dan kesejahteraan yang merata.

 sd

"Yang penting itu rakyat beli beras murah, punya kerjaan, punya uang bukan pindahin ibu kota. Sejahterakan dulu masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan tiga kandidat lokasi yang diprediksi akan menjadi tempat pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa.

 (Baca juga: BNPB : 3 Provinsi Ini Paling Aman dari Bencana jika Jadi Ibu Kota)

Ketiga lokasi tersebut berada di Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Namun, Jokowi akan terlebih dahulu membahas rencana pemindahan Ibu Kota tersebut bersama DPR dan para tokoh lainnya.

"Bisa di Sumatera, tapi kok yang di timur jauh. Bisa di Sulawesi agak tengah, tapi di barat juga kurang. Di Kalimantan kok di tengah-tengah ya. Kira-kira itulah," kata Jokowi tanpa menjelaskan lebih rinci kota mana yang dimaksud, hari ini.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini