nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dirjen PAS Tanggapi soal Setnov Perawatan di RSPAD

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 30 April 2019 18:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 30 337 2049971 dirjen-pas-tanggapi-soal-setnov-perawatan-di-rspad-QBVlRYbUgD.jpg Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami (Foto: Okezone)

JAKARTA - Terpidana perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP Setya Novanto (Setnov) menjalani perawatan dan tindakan medis di RSPAD, Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Sri Puguh Budi Utami menuturkan, perawatan dan tindakan medis yang dilakukan di luar Lapas untuk Setnov, merupakan rekomendasi dari dokter RSPAD Gatot Soebroto dengan tujuan untuk melakukan kontrol.

"Yang bersangkutan (Setnov) ada catatan dari dokter RSPAD bahwa tanggal 24 April diminta untuk kontrol kembali atas kondisi kesehatannya, sebelumnya teman-teman kami di lapas juga melakukan pengecekan dari dokter lapas jadi catatan untuk kembali ke RSPAD bukan dari dokter lapas tapi dari dokter RSPAD," kata Sri Puguh dalam diskusi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

Atas rekomendasi tersebut, kata Sri Puguh, Kalapas Sukamiskin pun akhirnya mengajukan surat permohonan kepada Kepala divisi pemasyarakatan (Kadivpas) dilengkapi dengan surat jaminan dari keluarganya semisal jaminan tidak lari ataupun kabur.

Baca Juga: Setnov Berseliweran di Restoran Padang Dekat RSPAD, Ini Tanggapan KPK

Dialog

Dari divisi pemasyarakatan Jawa Barat diajukanlah permohonan kepada direktorat jenderal pemasyarakatan. Dirjen PAS segera melakukan komunikasi kepada rumah sakit terkait.

"Kami melakukan komunikasi dengan rumah sakit terkait dengan kondisi yang bersangkutan, memang syaratnya untuk kembali kontrol. Baru dikeluarkan izin oleh dirjen pemasyarakatan untuk berobat di RSPAD, ini sesuai dengan prosedur dan mekanismenya," tutur Sri Puguh.

Terkait indikasi Setnov makan di suatu rumah makan, Sri Puguh pun bergegas membentuk tim untuk melakukan pendalaman. Dan didapati informasi bahwa Setnov hanya ingin makan bubur.

"Ternyata memang ingin makan bubur sekaligus angin-angin itu sekaligus yang kami dapatkan informasi, jadi kelengkapannya seperti itu jadi tidak tunggal ada sampai untuk mengantisipasi sampai lari dan seterusnya ada jaminan dari Keluarga harus diserahkan kepada teman-teman di lapas, jadi sekali lagi rekomendasinya dari dokter RSPAD," tuturnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini